Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Realisasi Anggaran PEN Per 11 Juni Rp 219,65 Triliun, Buat Apa Saja?

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:05 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto dalam jumpa pers daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah mencapai 31,4% yakni Rp 219,65 triliun dari pagu tahun ini Rp 699,43 triliun per 11 Juni 2021.

“PEN terus memberi stimulus fiskal kepada sektor yang memiliki multiplier effect,“ katanya dalam Webinar BPK RI Seri II di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Secara terinci, anggaran PEN Rp 219,65 triliun meliputi bidang kesehatan mencapai Rp 35,41 triliun terdiri dari program diagnostic Rp 240 miliar triliun, therapeutic Rp 15,89 triliun, vaksinasi Rp 8,42 triliun, penelitian dan komunikasi Rp 5 miliar, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rp 660 miliar, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Rp 260 miliar, insentif perpajakan kesehatan Rp 3,09 triliun, serta penanganan kesehatan lainnya di daerah Rp 6,83 triliun.

Kemudian untuk program perlindungan sosial yang mencapai Rp 64,04 triliun terdiri atas program keluarga harapan (PKH) Rp 13,96 triliun, Kartu Sembako Rp 17,3 triliun, bantuan sosail tunai (BST) Rp 11,94 triliun, Kartu Prakerja Rp 9,85 triliun, diskon listrik Rp 4,74 triliun, BLT Desa Rp 3,91 triliun, serta subsidi kuota Rp 2,33 triliun.

Program prioritas Rp 37,1 triliun meliputi padat karya K/L Rp 10,9 triliun, pariwisata Rp 1,27 triliun, ketahanan pangan Rp 11,3 triliun, information communication technology (ICT) Rp 3,09 triliun, kawasan industri Rp 530 miliar, fasilitas pinjaman daerah Rp 10 triliun, program prioritas lainnya Rp 10 miliar.

Realisasi dukungan UMKM dan korporasi sebesar Rp 41,73 triliun terdiri atas BPUM Rp 11,76 triliun, IJP UMKM dan korporasi Rp 1,02 triliun, serta penempatan dana untuk restrukturisasi kredit perbankan Rp 28,95 triliun. “Pemerintah juga mendorong UMKM, di mana kontribusinya 61%, pemerintah mendorong banpres produktif usaha mikro, yang tahun lalu membantu 9,8 juta pelaku usaha mikro dan di tahun ini diperpanjang dan ditambah menjadi 12,8 juta usaha mikro,” tuturnya.

Bahkan realisasi kredit usaha rakyat (KUR) hingga 14 Juni 2021 sudah mencapai Rp 111,9 triliun dan ini 44,26% dari target yang sudah ditingkatkan menjadi Rp 253 triliun diberikan kepada 3,06 juta debitur.

Terakhir yakni insentif usaha Rp 41,73 triliun meliputi PPh 21 DTP Rp1,3 triliun oleh 90.200 wajib pajak (WP), PPh Final UMKM DTP Rp 310 miliar oleh 127.000 WP, serta PPnBM DTP kendaraan bermotor Rp 200 miliar dari lima WP.

Kemudian PPN DTP Perumahan Rp 60 miliar oleh 424 WP, pengurangan angsuran PPh 25 Rp 15,39 triliun oleh 68.900, pengembalian pendahuluan PPN Rp 7,25 triliun oleh 1.400 WP, serta penurunan tarif PPh Badan Rp 6,84 triliun.

Airlangga mengatakan pemerintah memastikan akan terus memonitor berbagai perkembangan akselerasi program pemulihan ekonomi nasional hingga akhir tahun. “Pemerintah terus memonitor kendala-kendala yang muncul sehingga diharapkan realisasi dapat terus di akselerasi,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#3
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#4
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#5
Yusril Ajukan Judicial Review AD/ART Demokrat, SBY: Hukum Bisa Dibeli, tetapi Tidak untuk Keadilan

#6
PSI Berhentikan Viani Limiardi Sebagai Anggota DPRD DKI dan Kader Partai

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Panglima TNI Tidak Mau Berpolemik Soal Pernyataan Gatot Nurmantyo

#9
Sistem Radarnya Dihancurkan AS, Bandara Kabul Kini Siap Beroperasi Kembali

#10
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

TERKINI


OLAHRAGA | 28 September 2021

NASIONAL | 28 September 2021

OLAHRAGA | 28 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

GAYA HIDUP | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021