Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Anak Usaha Jasa Marga Garap Fiber Optic di Sepanjang Jawa

Selasa, 15 Juni 2021 | 16:18 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FER
Direktur Utama Jasamarga Related Business (JMRB ) Cahyo Satrio Prakoso (kiri) bersama Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu saat kunjungan media ke BeritaSatu Plaza di Jakarta, Jumat, 26 Maret 2021. JMRB sebagai entitas anak emiten operator jalan tol PT Jasa Marga Tbk tengah melakukan persiapan untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasamarga Related Business (JMRB) sebagai anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat beberapa lini bisnis untuk mendukung pendapatan perseroan. Salah satunya dengan menggarap bisnis jaringan fiber optic di sepanjang Jawa.

Direktur Utama PT JMRB, Cahyo Satrio Prakoso, mengatakan, hal ini sejalan dengan rencana perseroan untuk melaksanakan initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Adapun beberapa lini bisnis yang diperkuat perusahaan antara lain, toll corridor development (TCD), utilitas digital, dan pengelolaan rest area.

"Secara korporasi kita mau IPO, sehingga ada tiga lini bisnis yang akan diperkuat yakni TCD, utilitas digital dan iklan, serta manajemen aset seperti rest area," jelas Cahyo Satrio Prakoso di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Tahun ini, jelas Cahyo, dari lini bisnis TCD, proyek seperti Transit Oriented Development (TOD) Taman Mini dan Jasa Marga Tower akan mulai berjalan. Termasuk beberapa kerja sama lain yang dilakukan PT JMRB dengan developer yang saat ini masih digodok juga diharapkan bisa berjalan. "Karena TCD ini membutuhkan kapital yang besar, maka dibentuk strategic partnership," jelasnya.

Sementara dari bisnis utilitas digital, ungkap Cahyo, PT JMRB akan menggarap fiber optic di sepanjang Jawa. Sebab, Jasa Marga sudah membangun banyak jalan tol, kini tinggal memanfaatkan daerah ruang jalan tol tersebut dengan membangun jaringan fiber optic.

"Fiber optic ini sekarang lagi lumayan bagus. Dalam arti karena penggunaan data semakin tinggi. Belum lagi, nanti ada 5G. Dengan adanya itu kerapatan GPS akan semakin rapat sehingga akan dihubungkan dengan fiber optic. Banyak yang membutuhkan backbone fiber optic di sepanjang Jawa. Kita lagi dalam tahap studi kelayakannya seperti apa seharusnya dan model bisnisnya seperti apa," ungkap Cahyo.

Kemudian, untuk bisnis manajemen aset berupa rest area, PT JMRB juga akan melakukan perubahan dengan memperluas peran rest area. Selain sebagai transportation hub, rest area juga akan dimanfaatkan sebagai logistik hub dan destinasi pariwisata.

"Rest area itu ada rencana perubahan peraturan menteri (Permen). Jadi peraturan pemerintahnya sudah ada mengenai perubahan rest area dan permennya atau petunjuk pelaksanaannya juga mau diadakan tahun ini," ucapnya.

Sebagai contoh, rest area di Jawa Tengah akan dijadikan sebagai logistik hub untuk mempermudah arus distribusi logistik. Apalagi, sekarang ini banyak transaksi online yang barangnya didistribusikan menggunakan truk besar.

Sementara jika truk besar ingin masuk ke kota, kesusahan. Karena itu, truk-truk besar tersebut akan masuk ke rest area untuk memindahkan logistik ke truk kecil agar dapat langsung didistribusikan.

"Jadi, itulah celah bisnis yang nanti akan PT JMRB garap. Jadi, rest area akan semakin meriah dan besar dengan adanya jenis-jenis bisnis yang diperbolehkan. Mungkin, nanti akan ada destinasi wisata juga," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#3
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#4
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#5
Yusril Ajukan Judicial Review AD/ART Demokrat, SBY: Hukum Bisa Dibeli, tetapi Tidak untuk Keadilan

#6
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Panglima TNI Tidak Mau Berpolemik Soal Pernyataan Gatot Nurmantyo

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


MEGAPOLITAN | 27 September 2021

GAYA HIDUP | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

DIGITAL | 27 September 2021