Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Hindari Tambahan Pembatasan, APPBI Minta Protokol Kesehatan Diperketat

Selasa, 15 Juni 2021 | 16:44 WIB
Oleh : Herman / FER
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan ITC BSD, Tangerang Selatan, Selasa (16/6/2020). Diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tangerang Raya membuat sejumlah mal di kawasan tersebut masih belum beroperasi terkecuali sebelas sektor usaha yang diperbolehkan buka selama PSBB.

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) berharap pemerintah dapat memastikan protokol kesehatan (prokes) diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten agar jumlah kasus positif covid-19 dapat terkendali. Upaya ini, sangat penting guna menghindari adanya tambahan pemberlakuan pembatasan yang berpotensi mengganggu upaya pemulihan ekonomi.

“Berdasarkan beberapa pengalaman yang lalu, pemberlakukan tambahan pembatasan akan berdampak langsung terhadap menurunnya secara tajam tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan,” kata Ketua Umum APPBI, Alphonsus Widjaja, kepada Beritasatu.com, Selasa (15/6/2021).

Advertisement

Dikatakan Alphonsus, penurunan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pastinya akan langsung diikuti dengan merosotnya penjualan, sehingga pada akhirnya akan berdampak kepada perekonomian secara menyeluruh.

“Pelaku usaha sama sekali tidak mengharapkan adanya tambahan pembatasan. Karenanya diharapkan pemerintah dapat segera memastikan dan menegakkan pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten aga peningkatan jumlah kasus positif covid-19 dapat terkendali,” ujarnya.

Untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang kembali diperpanjang, Alphonsus menyampaikan memang belum ada perubahan atas ketentuan yang berlaku selama PPKM Mikro.

"Ketentuan yang berlaku saat ini masih sama dengan yang sebelumnya. Hanya saja penegakan atas ketentuan-ketentuan tersebut yang akan lebih ditingkatkan ataupun diperketat pelaksanaannya," tandasnya.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan PPKM mikro tahap X yang berlaku mulai 15 sampai dengan 28 Juni 2021, untuk pusat perbelanjaan masih diterapkan pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 21.00 dengan penerapan prokes lebih ketat, disertai pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 50%.

Sedangkan untuk kegiatan di restoran (makan/minum di tempat) sebesar 50% dan untuk layanan makanan pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai jam operasional restoran dengan penerapan prokes lebih ketat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Mobil Lebih Sering Terparkir Selama PPKM, Jangan Lupakan Hal Ini

#2
Holding Ultra Mikro Akan Dorong UMKM Naik Kelas

#3
Keluarga Akidi Tio Tak Miliki Dana Rp 2 Triliun, PPATK: Setengahnya pun Masih Jauh

#4
Uang Akidi Tio Tak Sampai Rp 2 Triliun, Bilyet Giro Tak Dapat Dicairkan

#5
Jeet Esports Bawa Pulang Gelar Lokapala Minor League 2021

#6
Politikus PD Kritik Pengecatan Pesawat Presiden dari Warna Biru Jadi Merah Putih

#7
Greysia/Apriyani Kebanjiran Bonus dan Hadiah, Ini Daftarnya

#8
Kasus Suap Banprov Indramayu, KPK Periksa Legislator Golkar Dedi Mulyadi

#9
Polemik Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Politikus PDIP: Hati-hati dengan Post Colour Syndrome

#10
Keluarga Akidi Tio Tak Punya Rp 2 Triliun, PPATK Sayangkan Tak Diperiksa Dulu

TERKINI


DUNIA | 4 Agustus 2021

POLITIK | 4 Agustus 2021

DUNIA | 4 Agustus 2021

KESEHATAN | 4 Agustus 2021

NASIONAL | 4 Agustus 2021

NASIONAL | 4 Agustus 2021

KESEHATAN | 4 Agustus 2021

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2021

GAYA HIDUP | 4 Agustus 2021

NASIONAL | 4 Agustus 2021