Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kadin Minta Pemberantasan Pungli Dilakukan sampai ke Backing-nya

Kamis, 17 Juni 2021 | 10:56 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB
Ilustrasi pungli jalanan.

Jakarta, Beritasatu.com - Para pelaku usaha sektor logistik menyambut positif langkah penindakan dan penertiban yang dilakukan aparat kepolisian terhadap para pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Sebagaimana diketahui aksi-aksi kejahatan tersebut secara khusus menyasar para sopir truk angkutan logistik.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pemberantasan pungli dan premanisme karena hal ini telah berlangsung bertahun-tahun dan cukup mengganggu operasional perusahaan hingga keamanan dan keselamatan pengemudi,” jelas Rico Rustombi, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok melalui keterangan tertulisnya, Kamis (17/06/2021).

Advertisement

Rico mengungkapkan tingginya biaya logistik nasional tak lepas dari masih banyaknya hambatan dan inefisiensi. Salah satu penyebabnya datang dari adanya pungli dan aksi premanisme di kawasan pelabuhan. Aksi-aksi tersebut tidak hanya berdampak pada pembengkakan biaya operasional, tapi juga berimbas pada terganggunya kegiatan pengangkutan barang.

Advertisement

“Karena itu, bila kita mau lebih kompetitif, hal ini perlu dihilangkan. Negara lain berlomba-lomba meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelabuhan mereka, sementara kita masih dibebani oleh pungli dan premanisme,” lanjut Rico.

Hal senada diungkapkan Hally Hanafiah, Chief Operating Officer Iron Bird Logistic. Dia mengakui bila pelanggaran hukum yang dialami menjadi dilema tersendiri bagi para pelaku usaha di sektor logistik. Demi kelancaran operasional dan ketepatan waktu dalam pelayanan, aksi yang telah berlangsung lama tersebut terkesan ditolerir.

“Kami di lapangan serba salah terkait persoalan pungli dan premanisme ini. Menolak memberi akibatnya proses diperlambat. Akhirnya kami harus menghadapi keluhan dari para pelanggan kami. Dalam beberapa kasus premanisme bahkan melibatkan perusakan seperti kaca truk dilempar batu dan lain sebagainya. Kalau memberi seakan-akan kami membenarkan sesuatu yang salah” ungkap Hally Hanafiah.

Pada kesempatan terpisah, Mahendra Rianto, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada langkah proaktif yang dilakukan Presiden Joko Widodo dan tindak lanjut yang diambil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebagaimana diketahui, langkah hukum yang diambil aparat kepolisian merupakan hasil dari instruksi yang diberikan presiden kepada Kapolri pada pekan lalu.

“Kami berterima kasih pada Bapak Presiden dan Polri yang telah berupaya memberantas premanisme dan pungli ini. Namun sebaiknya didalami lebih lanjut apakah ada orang yang membekingi atau menjadi dalang di balik persoalan ini. Kami berharap pungli dapat benar-benar hilang selamanya, bukan hanya tiarap sebentar lalu bangkit lagi setelah razia dan penangkapan berkurang,” ucap Mahendra Rianto.

Pelaku usaha juga berharap penindakan dan pencegahan dapat diikuti dengan pembenahan sistem logistik nasional. Sistem dimaksud perlu memaksimalkan efisiensi dan kelancaran operasional rantai pasok sekaligus meminimalkan potensi kejahatan.

Salah satu contoh positif yang bisa diangkat adalah sistem yang dijalankan di Cikarang Dry Port. Zaldy Ilham Masita, Anggota Dewan Pembina Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) mencontohkan, di Cikarang Dry Port telah dijalankan sistem Smart Point, yakni aplikasi dan sistem pembayaran online dan paperless. Sistem ini meminimalkan pertemuan tatap muka langsung sehingga peluang pungli dapat dihindari atau jauh berkurang.

“Pemberantasan pungli dan premanisme ini perlu menjadi perhatian kita bersama, baik dari pemerintah, aparat, pelaku logistik, operator pelabuhan, hingga pengusaha truk. Karena efisiensi dan kelancaran logistik dapat mendukung upaya pengembangan ekonomi dan industri kita,” imbuh Zaldy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

EKONOMI | 22 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Konsultan Properti Sebut Rocky Gerung Sengaja Beli Tanah Bodong untuk Buat Gaduh

#2
Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

#3
Operasi Tangkap Tangan KPK di Kolaka Timur, Sejumlah Pihak Diringkus

#4
Diisolasi di Sel, Irjen Napoleon Bonaparte Tak Bisa Berinteraksi dengan Tahanan Lain

#5
Luhut Pandjaitan Gugat Perdata Aktivis Haris Azhar dan Fatia Rp 100 Miliar

#6
Datangi Polda Metro, Luhut Pandjaitan Laporkan 2 Aktivis terkait Pencemaran Nama Baik

#7
Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional Tahun 2022

#8
Konflik Lahan Rocky Gerung vs Sentul City, Pengamat: BPN Bertanggung Jawab

#9
Mencengangkan, Ini Harta Milik Bupati Kolaka Timur yang Ditangkap KPK

#10
Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK

TERKINI


BERITA GRAFIK | 23 September 2021

BOLA | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

EKONOMI | 23 September 2021

EKONOMI | 23 September 2021

BOLA | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

EKONOMI | 23 September 2021

OLAHRAGA | 23 September 2021