Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Adaptasi dan Transformasi Digital Jadi Solusi UMKM yang Terdampak PPKM

Senin, 26 Juli 2021 | 15:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Teten Masduki

Jakarta, Beritasatu.com- Pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berdampak signifikan pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Meskipun demikian, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai UMKM masih bisa meraih peluang dengan transformasi digital.

“Adaptasi dan transformasi menjadi kata kunci bagi UMKM untuk dapat bertahan dan berkembang di masa pandemi. Bentuk adaptasi salah satunya adalah memahami dan menyesuaikan produk atau usaha dengan perubahan tren pasar,” ujar Menteri Teten sebagai keynote speaker dalam acara webinar event virtual Pasar Sakti, Senin (26/7/2021).

Advertisement

Pasar Sakti diselenggarakan PT Infra Solusi Indonesia (I-Solution) anak usaha PT Link Net Tbk selama sepekan, mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2021. Event ini merupakan sarana pengembangan kompetensi dan keterampilan profesional, serta pendampingan bagi perusahaan start up dan UMKM. Virtual festival ini menampilkan pameran produk UKM, bursa tenaga kerja (job fair) serta mega webinar.

Menurut Menteri Teten untuk bertahan di masa pandemi Covid-19, salah satu strategi yang dapat dilakukan UMKM adalah dengan bergabung ke dalam marketplace atau berjualan dan memasarkan produknya secara digital melalui platform e-commerce. Dikatakan, sudah semakin banyak masyarakat yang go digital yang terlihat dari angka peningkatan transaksi beberapa e-commerce besar.

Advertisement

Blibli mencatat pada tahun 2020 tentang dinamika pasar dapat berubah dalam waktu hitungan triwulan. Pada triwulan pertama produk pangan dan kesehatan melonjak. Pada triwulan kedua kebutuhan perumahan, seperti pakaian anak, layanan pesan antar makanan sehat, dan kebutuhan alat olahraga juga meningkat. Triwulan ketiga, menuju akhir tahun, muncul kejenuhan akibat pembatasan sosial akibat pandemi sehingga terjadi peningkatan tren belanja dari rumah untuk keperluan work from home dan keperluan hiburan di rumah.

Menurut Teten, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, transformasi digital menjadi kunci pemenuhan dalam membangkitkan sektor UMKM.

Teten menambahkan, Google pada tahun 2020 juga mencatat nilai transaksi di e-commerce meningkat selama pandemi sebanyak 54% lebih dari 3 juta transaksi per hari dan jasa pengiriman barang mengalami peningkatan hingga 35% persen. Sementara 37% dari pengguna layanan ekonomi digital adalah pengguna baru dan tren tersebut akan terus bertambah.

“Di sisi lain, sebanyak 556 % pengguna layanan ekonomi digital ini berdomisili di luar perkotaan. Temuan ini merupakan indikasi baik dalam melakukan penetrasi baik jaringan internet dan teknologi digital yang menunjukkan potensi ekonomi digital untuk pemerataan kesejahteraan,” paparnya.

Menurut TEten, ada 4 tantangan utama dalam transformasi digitalisasi UMKM seperti literasi digital, kapasitas dan kualitas produksi, serta akses pasar. Upaya transformasi digital dapat menyesuaikan melalui segala usaha dan Trade Area seperti pemanfaatan media sosial untuk pelaku usaha mikro, pemanfaatan lokal pasar lokal dan homogen untuk usaha kecil, serta pemanfaatan lokal pasar global dan orientasi ekspor atau supply chain untuk usaha menengah.

Sesuai dengan PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM, ada beberapa bentuk kemudahan dan perlindungan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. Berkaitan peningkatan kapasitas SDM, pelaku UMKM dapat memanfaatkan pelatihan dan pendampingan digitalisasi melalui program kakak asuh UMKM yaitu ukm.id dan pelatihan lainnya. Dari segi penguatan pasar, pemerintah membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi UMKM seperti program pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui LKPP. Saat ini, bahkan dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, UMKM dan koperasi boleh ikut pengadaan pemerintah hingga Rp 15 miliar. Pagu pengadaan ini naik 6 kali lipat dari sebelumnya hanya Rp 2,5 miliar.

Dari sisi kemudahan, kata Teten, pelaku UMKM yang belum berbadan hukum, dapat melakukan konsolidasi dengan membentuk koperasi. Pasalnya, koperasi ini dapat dibentuk dengan hanya 9 orang. Selain itu, pelaku usaha dapat juga memanfaatkan platform agregator, misalnya, Wahyoo.com untuk jenis usaha warung makan, aruna.id di sektor perikanan, serta sayurbox dan tanihub untuk produk pangan pertanian.

Kementerian juga menggulirkan bantuan agar UMKM dapat bertahan dan juga bangkit melalui program pemulihan ekonomi nasional. Seperti banpres terus produktif usaha mikro, subsidi bunga KUR supermikro, subsidi bunga KUR, dan modal koperasi.

Kementerian Koperasi dan UKM juga melakukan 5 pendekatan berbeda untuk setiap tahapan dalam bisnis proses. Pertama, digital for reaching consumer; kedua, digital for supplier; ketiga, digital for back office; keempat, digital for data analytics; dan kelima; digital for logistic. Pemerintah juga berupaya digitalisasi dari end-to-end digital transformation misalnya pencatatan keuangan secara digital penghitungan stok barang secara digital dan lainnya untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi manajemen usaha.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Nakes Gabriella Tewas di Jurang dalam Insiden Serbuan KKB di Kiwirok, Papua

#2
Ricky Vinando Ungkap Petunjuk Penting Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

#3
Ini 6 Tren Percakapan di Twitter Indonesia Selama 3 Tahun Terakhir

#4
Beredar Ajakan untuk Daftar Vaksin Nusantara ke Prof Nidom, Ini Penjelasan Kemkes

#5
Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Radikalisme di Tubuh BUMN

#6
Update Covid-19: Kasus Aktif Tersisa 73.238 dan Positivity Rate Naik Lagi 5,74%

#7
PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Anies Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

#8
Alex Noerdin Jadi Tersangka dan Ditahan, Golkar Prihatin

#9
Alex Noerdin dan Muddai Madang Ditahan di Rutan Salemba

#10
Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

TERKINI


MEGAPOLITAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

DUNIA | 17 September 2021

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

BOLA | 17 September 2021

OTOMOTIF | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

DUNIA | 17 September 2021