Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Stabil di Semester I

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Ilustrasi OJK.

Jakarta, Beritasatu.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sektor jasa keuangan tetap stabil hingga semester I 2021. Hal ini tercermin dari membaiknya sejumlah indikator seperti intermediasi perbankan dan penghimpunan dana di pasar modal, serta terjaganya rasio kehati-hatian (prudensial) di lembaga jasa keuangan.

"Meskipun indikator ekonomi domestik sampai Juni masih menunjukkan berlanjutnya pemulihan, OJK mencermati adanya penurunan mobilitas karena PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi laju pemulihan ekonomi ke depan," jelas Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

OJK juga mencatat, pemulihan ekonomi global masih terus berlanjut terutama di negara ekonomi utama dunia seiring laju vaksinasi dan mobilitas yang mulai kembali ke level prapandemi. Selain itu, kebijakan moneter negara utama dunia diperkirakan masih akomodatif sehingga mampu menurunkan risiko likuiditas di pasar keuangan global.

Pada intermediasi perbankan, OJK mencatat kredit perbankan bulan Juni 2021 meningkat sebesar Rp 67,39 triliun dan tumbuh 0,59% secara tahunan (year on year/yoy). "Meneruskan tren perbaikan selama empat bulan terakhir seiring berjalannya stimulus pemerintah, OJK, dan otoritas terkait lainnya," terang Anto.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) kembali mencatatkan pertumbuhan double digit sebesar 11,28% (yoy). Dari sisi suku bunga, transmisi kebijakan penurunan suku bunga telah diteruskan pada penurunan suku bunga kredit ke level yang cukup kompetitif. "Likuiditas industri perbankan sampai saat ini masih berada pada level yang memadai. Rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK per Juni 2021 terpantau di atas threshold," lanjut dia.

Profil risiko lembaga jasa keuangan pada Juni 2021 masih relatif terjaga dengan rasio NPL gross perbankan sebesar 3,24% dengan NPL net 1,06%. Permodalan lembaga jasa keuangan juga masih pada level yang memadai, capital adequacy ratio (CAR) industri perbankan sebesar 24,33%, jauh di atas threshold.

Di sektor industri keuangan nonbank (IKNB) dalam hal ini asuransi mencatatkan penghimpunan premi pada Juni 2021 sebesar Rp 31,0 triliun dengan rincian asuransi jiwa sebesar Rp 21,1 triliun, asuransi umum dan reasuransi sebesar Rp 9,9 triliun. Selanjutnya, fintech P2P (peer to peer) lending pada periode yang sama mencatatkan pertumbuhan baki debet pembiayaan signifikan menjadi Rp 23,38 triliun. Sedangkan pada Juni 2020 dan Mei 2021 masing-masing tercatat Rp 11,8 triliun dan Rp 21,7 triliun.

Sementara itu, piutang perusahaan pembiayaan masih terkontraksi dan mencatatkan pertumbuhan negatif 11,1% (yoy) pada Juni 2021. Rasio NPF perusahaan pembiayaan Juni 2021 turun pada 3,96% dibandingkan Mei 2021 4,05%. Selain itu, posisi devisa neto Juni 2021 sebesar 2,32% atau jauh di bawah ambang batas ketentuan sebesar 20. Risk-based capital industri asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing 647,7% dan 314,8%, jauh di atas ambang batas ketentuan sebesar 120%. Begitupun gearing ratio perusahaan pembiayaan yang tercatat 2,03 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Sementara itu, di tengah perkembangan tersebut, pasar keuangan domestik masih terjaga stabil. IHSG hingga 23 Juli 2021 tercatat menguat ke level 6,102 atau tumbuh 1,9% (mtd) dengan aliran dana nonresiden masuk sebesar Rp 2,02 triliun," urai Anto. Pasar SBN juga terpantau menguat dengan rerata yield surat berharga negara (SBN) turun 13,5 bps di seluruh tenor. Namun, investor nonresiden tercatat net sell sebesar Rp 11,73 triliun. OJK secara berkelanjutan melakukan asesmen terhadap sektor jasa keuangan dan perekonomian untuk menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah meningkatnya kasus Covid-19 domestik. "Serta terus memperkuat sinergi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan," jelas Anto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

EKONOMI | 28 September 2021

EKONOMI | 28 September 2021

EKONOMI | 28 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Bocah Buka Tuas Pintu Darurat, Citilink Jakarta-Batam Mendarat Darurat

#2
Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

#3
Pembunuhan di Tangerang, Pelaku Mengenal Korban Bukan Berprofesi Ustaz

#4
Liga Champions: Salah dan Firmino Sumbang Dua Gol, Liverpool Bungkam Porto

#5
Dituduh Gelembungkan Dana Reses DPRD DKI, Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun

#6
Dinilai Ilegal, Anies Disarankan Tidak Hadir Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

#7
Gatot Sebut TNI AD Disusup PKI, Pangkostrad: Tudingan Keji

#8
Gelar Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI Resmi Dilaporkan ke Badan Kehormatan

#9
Habiskan Rp 26 Miliar, Venue Panjat Tebing PON Papua Berstandar Internasional

#10
PON Papua: Tim Tenis Putri Papua Tampil Perkasa

TERKINI


GAYA HIDUP | 29 September 2021

EKONOMI | 29 September 2021

KESEHATAN | 29 September 2021

MEGAPOLITAN | 29 September 2021

DUNIA | 29 September 2021

BOLA | 29 September 2021

NASIONAL | 29 September 2021

BOLA | 29 September 2021

DUNIA | 29 September 2021

NASIONAL | 29 September 2021