Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Tujuh Tips Kelola Gaji UMR, Bisa untuk Investasi

Minggu, 29 Agustus 2021 | 20:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP
Ilustrasi aplikasi Zipmex.

Jakarta, Beritasatu.com -Investasi kini menjadi hal yang patut dipertimbangkan. Hanya saja terkadang seringkali dinomorduakan karena dianggap terlalu mahal dan tidak cocok untuk pekerja bergaji upah minimum regional (UMR).

“Sebenarnya gaji UMR dan bukan UMR bukan masalah. Investasi itu earlier you do better,” kata Co-Founder Zipmex Indonesia Raymond Sutanto dalam keterangan tertulis, Minggu (29/8/2021).

Menurutnya, yang penting adalah niat berinvestasi sedini mungkin secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, ia membagikan tujuh tips yang bisa digunakan untuk berinvestasi dengan modal gaji UMR.

Pertama, tentukan tujuan. Niat tentu tidak akan terpancang kuat kalau tidak punya tujuan. Untuk memberikan dasar yang kuat pada niat dan membuat semakin yakin dalam berinvestasi, investor harus menentukan tujuan terlebih dahulu. Tujuannya bisa apa saja, tergantung apa yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu.

"Misalnya, berencana membeli rumah dalam 5 tahun mendatang, membeli motor tahun depan, atau bahkan pensiun dini. Apa pun alasannya tidak masalah, yang penting tujuan tersebut masuk akal dan tidak di luar nalar serta berkaitan dengan finansial. Tetapkan jangka waktu yang diinginkan, sehingga tujuannya lebih mudah untuk diukur," katanya.

Kedua, buat perencanaan. Setelah tahu apa tujuannya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan, kini saatnya membuat perencanaan. Hitung dengan baik berapa take-home pay, di luar dari upah lembur. Lalu, alokasikan dana tersebut sesuai dengan persentase yang sudah ditentukan.

Ketiga, siapkan dan bukan disisihkan. Agar investasi dapat berjalan lancar, harus menyiapkan alokasi dana khusus untuk investasi. Jangan menunggu hingga gaji bulanan tersisa baru berinvestasi. Lalu membiasakan diri untuk disiplin. Jangan mengurangi besaran tabungan atau investasi yang semestinya disiapkan.

“Kita bisa siapkan uang sesedikit apa pun atau nama lainnya adalah strategi DCA (dolar cost average) lalu beli aset kripto. Misalnya Bitcoin, itu kan, sudah King of Crypto, beli sedikit-sedikit dengan strategi DCA. Nanti tanpa kita sadari, setelah 2-3 bulan, kita akan merasa harganya sudah lebih tinggi,” jelas Raymond.

Keempat, belajar. Investasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Apa pun jenis asetnya, diharapkan memiliki pengetahuan mengenai aset tersebut, baik secara fundamental maupun analisis. Hal ini dibutuhkan agar bisa menentukan strategi investasi yang tepat sesuai dengan tujuan.

Selain itu, dengan memiliki wawasan atau edukasi yang mumpuni juga jadi lebih matang ketika berinvestasi. "Anda bukan hanya mengerti keuntungan yang akan diterima, tetapi juga risiko yang ada. Investasi jadi dapat dilakukan secara bertanggung jawab. Yang tak kalah penting, Anda jadi tidak mudah tertipu oleh scam yang mengatasnamakan investasi," pungkasnya.

Kelima, cari penghasilan tambahan. Keenam, hemat. Menahan godaan untuk tidak belanja tentu sulit. Namun kalau ingin berinvestasi dengan nyaman dan aman, harus mau dan mampu berhemat.

Ketujuh, pilih investasi yang paling sesuai. Bisa memulai investasi dalam bentuk konvensional seperti tabungan, membeli reksa dana atau obligasi, membeli saham, atau yang saat ini tengah populer adalah kripto.

"Ya, kripto. Kripto adalah salah satu instrumen yang memiliki imbal hasil investasi yang cukup baik dan dapat diakses dengan mudah. Di Zipmex sendiri, Anda bisa memulai investasi mulai Rp 100.000 dan membeli kripto mulai Rp 10.000," sebutnya.

Adapun, selama periode 26 Agustus hingga 3 September 2021, Zipmex menghadirkan promo spesial bertajuk Invest Day.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Kasus LADI, ISORI: Ada Aroma Tak Sedap Terkait Sanksi Doping WADA

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021