Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FMB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 22 September 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021 akan berada pada kisaran 4 sampai 5%. Hal ini tidak terlepas dari efektivitas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang menyebabkan penurunan kasus aktif Covid-19. Hal tersebut berdampak pada peningkatan aktivitas masyarakat.

“Kalau kita lihat kuartal III proyeksi pertumbuhan kita meningkat menjadi 4 sampai 5%. Ini karena indikator. baik di sisi konsumsi maupun produksi. menggambarkan resiliensi atau cukup bertahannya ekonomi kita meskipun kita dihadapkan pada hantaman varian delta yang cukup berat,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTA) di Jakarta, Kamis (23/09/2021).

Menkeu mengatakan aktivitas ekonomi berangsur membaik sejak Agustus dan diprediksi terus meningkat hingga akhir tahun. Konsumsi masyarakat mulai menunjukan tren positif seiring dengan pelonggaran PPKM di sejumlah daerah. Pada kuartal tiga 2021 konsumsi rumah tangga diperkirakan berada pada kisaran 2 sampai 2,4%. Investasi diperkirakan di kisaran antara 4,9% hingga 5,4%. Ekspor diperkirakan mencapai 20 sampai 22,4%, sedangkan impor pada kisaran 24% sampai 25,2%.

“Kami masih berharap bulan September ini kalau akselerasi dua minggu terakhir bisa mengkompensasi pelemahan yang terjadi akibat PPKM di bulan Juli maka bukan tidak mungkin konsumsi rumah tangga kita masih cukup baik,” ucap Sri Mulyani.

Pemulihan ekonomi diperkirakan terus berjalan hingga akhir tahun. Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan akan berada pada kisaran 3,7% sampai 4,5%. Dengan catatan tidak adanya varian baru maupun terjadinya cluster akibat aktivitas apakah di pendidikan maupun aktivitas ekonomi masih bisa terkendali dengan baik.

“Sehingga aktivitas itu tidak harus diinjak rem lagi karena kita dihadapkan pada kenaikan jumlah kasus Covid atau masuk rumah sakit dan menimbulkan ancaman kematian,” ucap Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Kasus LADI, ISORI: Ada Aroma Tak Sedap Terkait Sanksi Doping WADA

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021