Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

JP Morgan Tawarkan Saham Bukalapak US$ 50 Juta Pakai Skema ADS

Senin, 27 September 2021 | 18:06 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP
CEO PT Bukalapak.com Tbk Rachmat Kaimuddin, COO Bukalapak Willix Halim, President Bukalapak Teddy Oetomo, dan CFO Bukalapak Natalia Firmansyah saat pencatatan perdana saham PT Bukalapak.com Tbk, Jumat, 6 Agustus 2021. Dana yang berhasil dihimpun dari IPO ini, sekitar Rp 21,9 triliun, akan digunakan untuk modal kerja Bukalapak dan anak-anak usahanya guna melakukan investasi di beragam produk dan layanan untuk meningkatkan kinerja, profitabilitas, serta keberlangsungan.

Jakarta, Beritasatu.com - Raksasa keuangan asal Amerika Serikat JP Morgan Chase Bank N.A. menawarkan saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melalui skema American Depositary Share (ADS) senilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 700 miliar (estimasi kurs Rp 14.000 per dolar AS) ke otoritas bursa saham Amerika (Securities and Exchange Commission/SEC) pada 21 September lalu.

VP Corporate Secretary Bukalapak.com Perdana Arning Saputro menyampaikan Bukalapak.com bukan merupakan pihak dalam perjanjian antara JP Morgan Chase Bank N.A sebagai kustodian dan pemegang ADR. Bukalapak juga tidak terlibat dalam Registration Statement under The Securities Act of 1933 for American Depositary Shares evidenced by American Depositary Receipt. Sampai tanggal surat ini, perseroan menyampaikan tidak terdapat dampak terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan, serta pencatatan saham BUKA.. "Tidak terdapat informasi, fakta, kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat mempengaruhi harga efek BUKA serta kelangsungan perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Senin (27/9/2021).

Saat ini Bukalapak terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan akan terus melanjutkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui transformasi digital dan mewujudkan keadilan ekonomi untuk semua (a fair economy for all).

Untuk informasi, American Depositary Share (ADS) adalah saham ekuitas perusahaan non-AS yang dipegang bank penyimpanan AS dan tersedia untuk dibeli investor AS. Seluruh pengeluaran saham oleh perusahaan asing disebut American Depositary Receipt (ADR), sedangkan saham individu disebut sebagai ADS. Namun, menurut keterangan di laman investopedia, istilah American Depositary Shares dan American Depositary Receipts sering digunakan secara bergantian.

Mengacu Pernyataan Pendaftaran pada Formulir F-6 (Pernyataan Pendaftaran) terkait dengan American Depositary Shares yang disebutkan di atas yang dibuktikan dengan American Depositary Receipts masing-masing ADS mewakili 200 saham biasa dari PT Bukalapak.com Tbk.

Adapun, ADR yang diterbitkan oleh depositary untuk membuktikan ADS yang diterbitkan berdasarkan pernyataan pendaftaran merupakan kesepakatan antara depositary dengan holder dan beneficial owner.

Di sisi lain, dalam laporan Asia Pacific Equity Research, Head of Indonesia Research & Strategy J.P. Morgan Sekuritas Indonesia Henry Wibowo menuturkan, saat ini, topik hangat yang dibicarakan pelaku pasar Indonesia antara lain teknologi, bank digital, baterai listrik, dan lainnya. Dari sektor teknologi, J.P. Morgan menilai, saham Bukalapak.com menarik karena memiliki kesempatan penguatan bisnis pada masa depan.

Senada, Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis dan Andreas Kenny dalam risetnya juga mengatakan, Bukalapak.com atraktif bagi investor karena bisnis e-commerce-nya seperti tak mengenal batas. Langkah perseroan yang terus berekspansi ke sektor-sektor perdagangan baru disebut sebagai strategi yang mudah menyita perhatian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#9
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

#10
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 25 Oktober 2021