Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Wagub Emil: Klinik Kekayaan Intelektual Dorong Daya Saing UMKM Jatim

Senin, 27 September 2021 | 21:22 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak  saat peluncuran Klinik Kekayaan Intelektual di Surabaya, Senin, 27 September 2021.

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur meluncurkan Klinik Kekayaan Intelektual (KI) untuk memberikan perlindungan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terkait hak kekayaan intelektual (HKI).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan, Klinik KI ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jatim bersama dengan Kanwil Kemenkumham Jatim, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan Japan International Cooperation Agency (JICA). Layanan ini tersedia di 5 Bakorwil yang ada di Jawa Timur, yakni Bakorwil Malang, Madiun, Jember, Pamekasan dan Bojonegoro.

"Kita ingin bukan hanya kekayaan alam per kapita, tapi juga kekayaan intelektual per kapita. Itu goal kita. Maka dengan dukungan dari Kemenkumham, insyaallah hal ini bisa kita wujudkan. Sebaliknya, kalau kita abai terhadap hal ini, jangan kaget malah nanti UMKM kita mandek. Karena mereka justru belum memiliki atau bahkan kurang memahami dan dianggap melanggar ketetapan intelektual orang lain, itu yang kita cegah," kata Emil di Surabaya, Senin (27/9/2021).

Emil menjelaskan, peluncuran Klinik KI ini agar Pemprov Jatim dapat lebih aktif dalam melayani kegiatan ekonomi masyarakat. Bukan hanya izin-izin Pemprov tetapi proses-proses di instansi vertikal juga bisa dilakukan di masing-masing Bakorwil melalui East Java Super Coridor (EJSC).

Penguatan kapasitas personel di Bakorwil ini akan bisa menjadi pintu untuk konsultasi terkait proses-proses kekayaan intelektual. Sehingga, para UMKM dan inovator di daerah bisa lebih dekat lagi dalam berkonsultasi dan mengurus kekayaan intelektual.

Di era digital sekarang, menurut Emil, kadang para pelaku usaha akan kesulitan kalau tidak berdiskusi langsung dan menunjukkan barangnya. Karena itu, melalui Klinik KI di Bakorwil-Bakorwil di 5 wilayah ini dapat menambah nilai bisnis yang kompetitif.

Apalagi, dari data Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim menunjukkan dalam 1 tahun terakhir terdapat 1.000 usaha yang mendaftarkan kekayaan intelektualnya. Emil berharap, dengan adanya Klinik KI dapat lebih meningkatkan para pelaku usaha untuk dapat mendaftarkan kekayaan intelektualnya.

"Dengan adanya Klinik KI orang merasa lebih dekat lagi, dan lebih mudah lagi. Tapi tentu ada proses pembelajaran. Tapi kami semua sudah berkomitmen untuk mengintegrasikan pembinaan UMKM kita dengan pembinaan kekayaan intelektual," imbuh Emil.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menambahkan, jika dengan memberikan perlindungan hukum di bidang kekayaan intelektual dalam produk UMKM, dapat membantu memberikan potensi untuk berkembang dan menjangkau skala yang lebih besar, utamanya di era digitalisasi.

"Dalam dunia bisnis yang terpenting ialah penghormatan hak kekayaan intelektual antar pelaku usaha. Seluruh negara maju, sudah mengandalkan kekayaan intelektual sebagai pondasi utama. Olen karena itu sejak dini seluruh stakeholder harus memberikan perhatian lebih untuk hak kekayaan intelektual," terang Krismono.

Menurut dia, diperlukan strategi penyebaran hak kekayaan intelektual yang aktif dan masif sesuai dengan kondisi kewilayahan dan potensi kekayaan intelektual. Dimana hal tersebut diharapkan dapat menjadikan produk-produk UMKM di Jatim dapat bersaing keberlanjutannya tanpa takut dengan kehadiran produk dari luar negeri, dikarenakan telah memiliki perlindungan hukum.

"Terlebih ada pembatasan komoditas di masa pandemi ini, kekayaan intelektualitas sangat berguna bagi masyarakat. Diharapkan lahir agen-agen promosi dan desiminasi, membantu masyarakat melindungi karya intelektualnya," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

EKONOMI | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Calon Mahasiswa dari Indonesia Makin Tertarik Kuliah di Tiongkok

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021