Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Deli Pratama Akuisisi 49,56% Saham Perdana Karya

Selasa, 28 September 2021 | 05:10 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP
Ilustrasi batu bara.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Deli Pratama Batubara menjadi pemegang saham pengendali baru di emiten jasa dan perlengkapan migas dan batu bara PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Langkah tersebut setelah Deli Pratama membeli 297.383.762 lembar atau 49,56% porsi saham PKPK.

Dalam keterangan resmi, Senin (27/9/2021) disebutkan bahwa Deli Pratama Batubara membeli PKPK pada harga Rp 60 per lembar, sehingga total nilai transaksi sebesar Rp 17,84 miliar. Transaksi akuisisi tersebut sudah berlangsung pada 24 September 2021. "Sebelum akuisisi, PT Deli Pratama Batubara tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan PKPK," tulis manajemen.

PT Deli Pratama Batubara merupakan perusahaan yang 99,9% sahamnya dimiliki oleh PT Deli Pratama Nusantara. Sementara 0,1% lagi dipegang PT Sinar Deli. Sementara jika mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), 35,95% porsi saham PKPK dikuasai Soejadi Soedarsono, 13,61% dipegang Fanny Listiawati dan sisanya sebesar 50,44% digenggam masyarakat.

Akuisisi yang dilakukan PT Deli Pratama Batubara telah mendorong laju harga saham PKPK. Sejak 22-27 September harga saham PKPK terus mengalami lonjakan, dari Rp 86 per saham menjadi Rp 145, atau naik 68,60% dalam 4 hari perdagangan bursa. Bahkan, dalam sebulan terakhir harga sahamnya telah melesat sebanyak 83 poin atau 133,87%.

Terkait kinerja, Perdana Karya Perkasa hingga semester I 2021 mencatat laba bersih Rp 547,37 juta atau anjlok hingga 1.430% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,32 miliar.

Direktur Utama PT Perdana Karya Perkasa Tbk Soejadi Soedarsono mengatakan, penurunan laba bersih tersebut dipicu turunnya pendapatan usaha perseroan semester I 2021 menjadi Rp 128,97 miliar, dibandingkan periode sebelumnya Rp 172,38 miliar.

Sedangkan laba kotor perseroan juga turun menjadi Rp 22,73 miliar dibandingkan dengan periode sebelumnya senilai Rp 29,70 miliar. Untuk laba bersih per saham hingga semester I tahun ini tercatat mengalami penurunan menjadi Rp 1 per saham, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 15 per saham. Total aset perseroan pada 6 bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp 464,42 miliar atau turun dibanding periode yang sama 2020 sebesar Rp 467,80 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

#9
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#10
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021