Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

OJK: Sektor Pertanian Berkembang Pulihkan Ekonomi Nasional

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:09 WIB
Oleh : JNS
Ilustrasi petani wortel.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan bahwa saat ini hanya sektor pertanian yang masih bisa berkembang untuk memulihkan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, kata Wimboh, OJK akan memfokuskan penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pembuatan klaster usaha pertanian.

"OJK sendiri punya target Rp 253 triliun untuk penyaluran KUR tahun ini," ujar Wimboh saat berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara beberapa hari lalu, sebagaimana dikutip dari keterangan pers.

Advertisement

Menurut Wimboh, sektor pertanian memiliki potensi yang cukup besar, terutama yang terletak di daerah. Di sana ada ratusan, bahkan mungkin ribuan hektar lahan tidur yang subur, namun belum tergarap secara maksimal.

"Kalau itu semua bisa kita kerjasamakan dengan perusahaan yang punya teknologi dan pengetahuan untuk menjadikan produk-produk hilir yang siap ekspor, hasilnya akan luar biasa," katanya.

Wimboh mengatakan, saat ini masih ada 190 klaster yang dapat dikembangkan dengan jumlah penerima KUR sebanyak 35.082 orang. Adapun klaster yang memungkinkan untuk dikembangkan secara cepat adalah klaster sektor pertanian, yang memiliki potensi membuka lapangan kerja secara luas.

"Klaster-klaster itu berbasis pada konsep hilirisasi dengan menyediakan pembeli (offtaker) hasil bumi agar para petani tidak takut untuk mengambil kredit. Di samping itu, petani juga akan dibina dalam hal metode penanaman serta pembibitan," katanya.

Sebagaimana data yang dirilis Kementerian Pertanian (Kemtan), per 20 September 2021 realisasi KUR Pertanian sudah mencapai Rp56,3 triliun atau 80,48% dari total target Rp70 triliun tahun ini. Dana sebesar ini cukup menggembirakan petani lantaran mereka semakin mudah terhubung dengan perbankan yang selama ini kerap menjadi kendala.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap semua stakeholder bekerja keras agar KUR Pertanian bisa terus diserap oleh para petani.

Menurut Syahrul, kredit KUR adalah penyelamat negeri yang bisa menggerakkan roda ekonomi dasar masyarakat untuk kembali bergerak saat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"KUR adalah kebijakan pemerintah. KUR itu dana bank dengan bunga yang disubsidi pemerintah. Gunakan KUR karena dia adalah fasilitas negara. Kemudian kami juga fokus pada sistem klaster, di mana ada klaster tanaman pangan, padi, jagung dan lainnya. Dengan KUR kita akan memiliki keuntungan yang berlipat," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2 Wakil Thailand Raih Tiket Final Indonesia Terbuka

#2
Ini Video Mobil Salto Sean-Bamsoet di Meikarta Sprint Rally

#3
Kondisi Terkini Kabag Ops Ditlantas Korban Pemukulan PP

#4
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#5
Kementerian PUPR: Ini Cara Kerja Tol Nirsentuh MLFF

#6
Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

#7
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 November 2021

#8
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

#9
Jojo Gagal Tumbangkan Juara Olimpiade

#10
Mobil Ringsek, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya dan Sean

TERKINI


BOLA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BOLA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021