Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Intani Dukung Petani Buncis di Ciwidey dan Lembang Perluas Pasar Ekspor

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:44 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN
Petani Buncis di Ciwidey dan Lembang

Bandung, Beritasatu.com - Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) berkolaborasi dengan CV Berkah Alam Pasundan (BAP) membina petani dan memasarkan hasil pertanian agar para petani mendapat kepastian harga dan untung, diantaranya komoditas yang sudah menembus ekspor yakni baby buncis kenya.

"Permasalahan petani adalah tidak adanya kepastian harga saat panen, mahalnya pupuk, dan sulitnya akses permodalan. Ada juga petani yang menyampaikan sudah menerima Kartu Tani tapi belum bisa digunakan,"kata Ketua Umum Intani Guntur Subagja Mahardika saat memperingati Hari Pangan se-Dunia sambil berdialog bersama petani di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabu (16/10). Dalam forum tersebut, Guntur didampingi pengurus Intani Jawa Barat Helma Agustiawan, Lulu Lusi Gemayanti, Riwayat Yaya, dan Zahrah Nabila. Juga hadir pengurus Kadin Kota Bandung Heri C Utomo.

Advertisement

Guntur pun mengajak para petani tetap bersemangat meski tidak dipungkiri juga para petani mengalami beban berat selama pandemi Covid-19. "Intani mengapresiasi para petani dan nelayan yang telah menjadi penyelamat ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Sektor pertanian dan perikanan merupakan sektor yang tetap tumbuh saat sektor ekonomi lainnya meredup terdampak badai pandemi global," ungkap Guntur yang juga menjabat Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI.

Sedangkan Direktur BAP Wawan Setiawan mengatakan, kerja sama CV BAP dengan Intani merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan petani. "Setiap minggu kami kirim ekspor buncis dua kali masing-masing 2 ton, sehingga per bulan sekitar 16 ton," ungkap Wawan Setiawan.

Saat ini, Berkah Alam Pasundan membina 40 petani yang tergabung dalam lima kelompok Tani di Ciwidey, Kabupaten Bandung dan Parongpong Lembang, Kabupaten Bandung Barat. "Kami sudah menanam 10 hektar di Ciwidey dan Parongpong," jelas Wawan.
Bersama Intani, Wawan dan para petani akan memperluas lahan produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi. "Bersama Intani kami berharap pembinaan serta bisa memperluas pasar dan dukungan modal untuk petani," ujar Wawan.
Kelompok Tani yang sudah bergabung saat ini adalah kelompok tani Agro Mandiri, Wargi Tani, Mekar Tani, Sabilulungan, dan Nengkelan Tani. Umumnya para petani anggotanya menanam sayuran.

Sementara itu, Pengurus Kadin Kota Bandung Heri C Utomo mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi juga dengan para petani binaan Intani. "Melalui Intani kami siap membuka akses pasar dan permodalan melalui Bank Jabar maupun lembaga lainnya," kata Heri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA


EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

#2
Semeru Erupsi, Sebagian Lumajang Seperti Malam

#3
Setelah Negara Tetangga, Omicron Tiba di Indonesia?

#4
Lagi, Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Yahukimo, Papua

#5
The Minions Hadapi Juara Olimpiade di Semifinal 

#6
Jokowi Sentil Polisi Sowan ke Ormas, Ini Kata Sekjen PDIP

#7
Greysia/Apriyani Tantang Ganda yang Tak Pernah Kalah di Bali

#8
Polisi: Penembakan di Tol Tak Terkait Ketua DPRD DKI

#9
Masihkah Bullish Aset Kripto Berlanjut Tahun Depan?

#10
Naik, Jumlah Pasien yang Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

TERKINI


BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

DUNIA | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021

BOLA | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

BERITA GRAFIK | 4 Desember 2021