Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Sri Mulyani Ingatkan Pandemi Covid-19 Bukan Ancaman Terakhir

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:01 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER
Sri Mulyani.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengaku bersyukur atas penurunan kasus covid-19 varian delta di seluruh daerah di Indonesia setelah mengalami lonjakan (periode Juli hingga awal Agustus).

Sri Mulyani menyebutkan, penurunan kasus yang hampir merata di seluruh wilayah, tak terlepas dari efektivitas penanganan dan pengendalian covid-19.

Advertisement

"Penurunan kasus sejak awal meledaknya covid varian Delta di sekitar bulan Juli hingga sekarang mencapai lebih dari 95% drop turunnya kasus di hampir semua kawasan di Indonesia. Ini sebuah pencapaian yang tidak sia-sia dan bukan sesuatu yang sepele," ujar Sri Mulyani dalam acara Festival Transformasi Kemenkeu di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Sri Mulyani menjelaskan, capaian penurunan kasus covid-19 merupakan hasil upaya bersama antara kementerian dan lembaga serta masyarakat yang terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Menurutnya, pandemi covid-19 yang terjadi saat ini bukan menjadi ancaman yang terakhir di alami oleh seluruh negara di dunia. Seluruh pihak diminta untuk terus menyiapkan beragam antisipasi dan menyadari bfenomena ancaman seperti pandemi ini tidak akan selesai atau tidak akan menjadi (ancaman) yang pertama kali dan terakhir kali.

"Dalam lingkungan dunia sekarang di ikhtiarkan cara-cara untuk menangani dan menyiapkan kalau sampai pandemi terjadi dan seharusnya bisa di cegah sedini mungkin sehingga tidak timbulkan dampak yang begitu sangat luar biasa ada setitik dari sisi korban jiwa dari sisi dampak ekonomi dari sisi konsekuensi keuangan," jelasnya.

Menkeu mengatakan, dalam menghadapi pandemi covid-19 dibutuhkan reformasi pelayanan publik yang lebih modern dan inklusif terutama di sektor kesehatan.

"Ikhtiar yang menjadi setting di Kemenkeu terkait transformasi dan pelayanan publik yang inklusif dan modern. Bagaimana kita bisa mendukung transformasi di bidang kesehatan,” katanya.

Sri Mulyani menuturkan, transformasi pelayanan publik menjadi lebih modern dan inklusif khususnya di bidang kesehatan akan menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik, bahkan dapat berkontribusi secara global dalam menangani covid-19.

Menkeu menegaskan, upaya ini harus dilakukan mengingat pandemi covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun telah menimbulkan konsekuensi luar biasa dengan tekanan pada sisi penerimaan negara, masyarakat, dunia usaha, kesehatan, ekonomi, sosial serta keuangan negara.

“Kita harus menggunakan keuangan negara untuk membantu di bidang kesehatan di bidang sosial di bidang usaha dan kita tetap harus menjaga agar momentum pemulihan dan pembangunan tetap bisa berjalan," tegasnya.

Menurut Sri Mulyani, transformasi pelayanan publik menuju ke arah yang modern dan inklusif ini setidaknya dapat mendorong percepatan serta akselerasi program vaksinasi.

Pemerintah sendiri menginginkan vaksinasi covid-19 mampu menjangkau sekitar 70% dari total penduduk Indonesia untuk mencapai herd immunity sehingga aktivitas perekonomian dapat berjalan normal kembali.

"Vaksinasi harus diteruskan, karena kita belum mencapai 40% dan kita ingin mencapai 70% dari penduduk. Kita harus tetap hidup berdampingan dengan covid ini dalam fenomena endemi,” kata Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#5
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#6
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#7
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#8
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

#9
Ini Jadwal 3 Wakil Indonesia di Semifinal Indonesia Terbuka

#10
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

BERITA GRAFIK | 27 November 2021