Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kereta Cepat Dinilai Tingkatkan Daya Saing Indonesia

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:57 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Jakarta, Beritasatu.com - Kereta cepat Jakarta-Bandung dinilai meningkatkan daya saing Indonesia di mata global. Pasalnya, proyek yang dikomandoi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) itu didukung transportasi terintegrasi.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini akan terintegrasi dengan light rail transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT) di DKI Jakarta sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan waktu tempuh lebih cepat dan efisien. Tak hanya itu, transportasi ini juga akan dihubungkan dengan moda transportasi massal di setiap wilayah. Selain itu, kereta cepat Jakarta-Bandung juga menjadi ikon kebanggaan Indonesia karena menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Hal ini secara tidak langsung menjadi magnet bagi investor untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

Advertisement

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah mengatakan ada banyak pembangunan infrastruktur baru yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Manfaat pembangunan itu, kata dia, dirasakan masyarakat setelah beberapa lama dioperasikan. "Infrastruktur itu salah satu syarat untuk kita membangun daya saing. Dengan adanya kereta cepat, seperti juga jalan tol, maka ada kemudahan yang bisa berdampak baik untuk ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya, Kamis (21/10/2021).

Piter mengatakan bahwa dengan harga tiket antara Rp 250.000- Rp 350.000 dan perjalanan sekitar 30 menit sampai dengan 40 menit, layanan ini akan meningkatkan efisiensi investor dan pelaku usaha. "Kereta api cepat akan jadi alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien bagi para pelaku bisnis," kata dia.

Proyek ini memang digagas untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Hal itu tercermin dari dipindahkannya stasiun terakhir yang awalnya berada di Tegalluar ke Stasiun Padalarang.

Nantinya, KAI akan menyiapkan kereta penghubung antara Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung, sehingga penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung tak perlu bermacet-macetan menuju pusat Kota Kembang.

Selain itu, kereta cepat juga akan diintegrasikan dengan LRT di Stasiun Halim. Di mana nantinya melalui stasiun ini kereta cepat akan membuka koridor hunian baru, seperti di Karawang, untuk kaum milenial yang perlu perumahan murah, tetapi dengan akses bagus ke pusat kota.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

EKONOMI | 4 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

#2
Semeru Erupsi, Sebagian Lumajang Seperti Malam

#3
Setelah Negara Tetangga, Omicron Tiba di Indonesia?

#4
Lagi, Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Yahukimo, Papua

#5
The Minions Hadapi Juara Olimpiade di Semifinal 

#6
Menang Lagi, Marcus/Kevin ke Semifinal BWF World Tour Finals

#7
Jokowi Sentil Polisi Sowan ke Ormas, Ini Kata Sekjen PDIP

#8
Luhut: 2022, Vaksinasi Ketiga Paralel di Semua Provinsi

#9
Indonesia Masih Bebas Omicron

#10
Greysia/Apriyani Tantang Ganda yang Tak Pernah Kalah di Bali

TERKINI


EKONOMI | 4 Desember 2021

KESEHATAN | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

POLITIK | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

NASIONAL | 4 Desember 2021

MEGAPOLITAN | 4 Desember 2021

POLITIK | 4 Desember 2021