Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Mata Uang Lebanon Turun ke Level Terendah

Minggu, 28 November 2021 | 07:22 WIB
Oleh : Grace Eldora Sinaga / WBP
Dua anak lelaki menjual roti di sepanjang jalan di kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon.

Beirut, Beritasatu.comMata uang pound Lebanon turun ke level terendah di pasar pada Jumat (26/11/2021), di tengah krisis ekonomi dan politik yang semakin menjerumuskan pada jurang kemiskinan.

Menurut situs web yang menyatukan kurs pasar gelap, pound diperdagangkan di level 25.000 per dolar, atau hampir 17 kali lebih kecil dari nilai pasak resminya yang 1.500 per dolar.

Advertisement

Rekor baru ini melampaui level terendah sebelumnya, lebih dari 24.000 awal pekan ini, menambah masalah dari pemerintah Lebanon yang baru dibentuk. Namun anggotanya masih gagal bertemu selama lebih dari sebulan, di tengah kondisi krisis dengan negara-negara Teluk yang kian memburuk.

Para baron politik Lebanon yang banyak dicerca juga terbagi atas nasib hakim terkait ledakan pelabuhan di Beirut pada Agustus 2020. Secara luas pihak berwenang disalahkan atas kelalaian dan korupsi pemerintah.

Setelah mata uangnya kehilangan 90% dari nilai dalam 2 tahun di pasar gelap, daya beli orang Lebanon anjlok. Sementara dan upah bulanan minimal 675.000 pound sekarang bernilai hanya US$ 27.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), empat dari lima orang Lebanon sekarang dianggap miskin. Perkiraan Bank Dunia memperkirakan Lebanon mungkin membutuhkan waktu hampir 2 dekade untuk mendapatkan produk domestik bruto (PDB) per kapita sebelum krisis.

Kementerian Energi Lebanon pada Jumat juga menaikkan harga bensin, solar, dan gas untuk memasak. Pengumuman ini disampaikan Kantor Berita Nasional yang dikelola negara.

Harga bahan bakar di Lebanon yang disesuaikan secara teratur untuk mencerminkan fluktuasi nilai tukar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Kasus Covid-19 di Bogor Naik Drastis dalam 10 Hari Terakhir

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#10
Covid-19 Omicron Terindikasi Sudah Masuk Kota Bogor

TERKINI


EKONOMI | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022