Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Alkindo Naratama Incar Rights Issue Rp 157,22 M

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:57 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB
Pekerja beraktivitas di pabrik konversi kertas PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) di Padalarang, Jawa Barat, Jumat, 8 Oktober 2021. Dalam RUPSLB ALDO pemegang saham setuju untuk melakukan aksi Rights Issue.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi, mengincar dana sebesar Rp 157,22 miliar melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Dalam aksi korporasi ini, perseroan melepas sebanyak 216.856.020 juta saham atau setara 19,7% dengan nilai nominal Rp 100 dan harga pelaksanaan Rp 725 per lembar saham melalui mekanisme penawaran umum terbatas (PUT) II.

Sebanyak 190.482.758 lembar saham baru yang dilakukan dengan mekanisme inbreng kepemilikan saham di PT Swisstex Naratama Indonesia (SNI) dan PT Alfa Polimer Indonesia (API).

Advertisement

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PUT II ini, sekitar 44,91% untuk pembelian 48% saham SNI yang masing-masing dimiliki langsung oleh Very Budiawan, Sonny Koesoemaharsono, Eddy Yusuf, Hilda Sutanto, dan Risty melalui inbreng. Lalu, 42,93% untuk pembelian 48% saham API yang masing-masing dimiliki langsung oleh PT Golden Arista international (GAI), Willy Soesanto, Very Budiawan, Hilda Sutanto, dan Risty melalui inbreng. Sisanya sekitar 12,16% dalam bentuk tunai untuk modal kerja perseroan, yaitu untuk pembelian bahan baku.

“Sedangkan, dana hasil pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu pembelian bahan baku,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Rabu (1/12/2021).

Perseroan untuk informasi juga akan menerbitkan sebanyak 108.428.010 Waran Seri I yang diterbitkan menyertai Saham Biasa Atas Nama hasil pelaksanaan PMHMETD. Pada setiap dua saham hasil pelaksanaan PMHMETD tersebut melekat satu Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang PMHMETD yang melaksanakan haknya.

Waran Seri I adalah efek yang memberikan kepada pemegangnya hak untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp 100 dengan harga pelaksanaan Rp 1.000 per saham yang dapat dilaksanakan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai tanggal 14 Juli 2022 sampai dengan 14 Desember 2023 di mana setiap satu Waran Seri I berhak membeli satu saham baru perseroan.

Adapun, setiap pemegang lima saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 10 Desember 2021 pukul 15.15 WIB mempunyai satu HMETD di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru. HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan mulai 14-20 Desember 2021.

Secara rinci, GAI berdasarkan Perjanjian Inbreng Bersyarat tanggal 30 Agustus 2021 yang diubah dengan Amandemen I Perjanjian Inbreng Bersyarat tanggal 27 September 2021 melakukan PMHMETD dengan inbreng sebanyak 49.408.023 saham dan berdasarkan surat pernyataan 29 Agustus 2021, GAI mengalihkan PMHMETD yang dimilikinya sebanyak 110.215.889 kepada Very Budiawan sebanyak 36.545.694 saham, Sonny Koesomaharsono sebanyak 28.402.099 saham, Eddy Yusuf sebanyak 20.287.156 saham, Risty sebanyak 14.752.440 saham, Hilda Soesanto sebanyak 4.913.369 saham, dan Willy Soesanto sebanyak 5.315.131 saham.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka pembeli siaga, yaitu GAI menyatakan kesanggupannya untuk membeli seluruh sisa saham dalam rangka PMHMETD tersebut sebanyak-banyaknya 26.373.262 saham. Terdiri dari sisa saham GAI yang tidak dilaksanakan sejumlah 11.551.662 saham dan sisa saham masyarakat sejumlah 14.821.600 saham dengan harga pelaksanaan Rp 725 per saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 19,12 miliar.

Berdasarkan kinerja, hingga semester I-2021, kontribusi penjualan dari SNI yang bergerak pada segmen kimia tekstil sebesar Rp 111,2 miliar. Sedangkan penjualan segmen Polimer dari API tercatat mengalami peningkatan terbesar sebesar 46,3% year on year atau mencapai Rp 111,9 miliar. Kenaikan sehubungan dengan meningkatnya permintaan produk-produk furnitur dan mabel di pasar dalam negeri dan luar negeri, terutama di Amerika Serikat.

Pada periode tersebut, Alkindo Naratama mencatatkan penjualan sebesar Rp 669,8 miliar atau tumbuh 28,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 519,6 miliar. Kontribusi terbesar penjualan perseroan berasal dari segmen paper, mencapai Rp 264,9 miliar atau 40% dari total penjualan perusahaan. Jumlah tersebut meningkat 44,2% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 183,7 miliar. Peningkatan signifikan juga dialami oleh segmen Kertas Konversi yang tercatat tumbuh 31,7% menjadi sebesar Rp 181,8 miliar, dari sebelumnya Rp 138,1 miliar di semester pertama tahun lalu. Hasil dari segmen Kertas Konversi menyumbang 27% dari total penjualan perseroan.

Dengan demikian, dari sisi laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat meningkat 63,6% menjadi Rp 30,1 miliar, dari periode yang sama tahun 2020 Rp 18,4 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 17 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

EKONOMI | 16 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Hindari Ancaman Tsunami, Raja Tonga Dievakuasi

#2
Kabar Baik! Jokowi Setujui Perpanjangan PPnBM Mobil

#3
Akibat Letusan Gunung di Tonga, Pantai Jepang Dihantam Tsunami

#4
Pelabuhan Kedindi Reo Dinilai Layak Jadi Pelabuhan Export Terbesar Kedua di NTT

#5
Setelah Omicron, Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan

#6
Mengenal NFT dan Cara Menjualnya di Opensea

#7
Kapolda Buka Balap Jalanan di Ancol

#8
Lansia Dapat Disuntik Vaksin Booster Tanpa Tiket Undangan dari PeduliLindungi

#9
KPU Usulkan Pemilu 21 Februari 2024

#10
Kepala Jordan Terkena Lemparan Suporter, Real Betis vs Sevilla Dihentikan

TERKINI


KESEHATAN | 17 Januari 2022

BOLA | 17 Januari 2022

NASIONAL | 17 Januari 2022

EKONOMI | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022