Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Minta Polri Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:20 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / AB
Joko Widodo.

Mangupura, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya mengawal realisasi investasi di Tanah Air. Pasalnya, investasi merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, bukan APBN yang hanya berkontribusi sebesar 15%.

“Jajaran Polri turut mengawal investasi hingga bisa menetas dan direalisasikan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2021 di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (3/12/2021).

Advertisement

Jokowi menyebutkan sekitar 85% perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi ada pada sektor swasta dan BUMN. "Jadi kalau ada yang ganggu-ganggu di daerah urusan investasi, kawal dan dampingi agar setiap investasi betul-betul bisa direalisasikan karena kunci penggerak ekonomi kita ada di situ," tegasnya.

Saat ini, lanjutnya, investasi tidak hanya di Jawa, tetapi juga di luar Jawa. Investasi di luar Jawa justru kini lebih banyak, yakni sekitar 51,7% dibandingkan di Jawa yang berkontribusi sekitar 48%.

"Investasi yang sudah ada, investasi yang baru berproses, maupun investasi yang baru datang, jaga. Saya sudah titip juga ke kapolri, kapolda yang tidak bisa menjaga diperingatkan, sulit tidak bisa mengawal, tidak bisa menyelesaikan yang berkaitan dengan agenda besar negara kita, maaf saya keras, ngomong keras, tidak bisa, diganti," tegasnya.

Perekonomian Indonesia saat ini mulai merangkak naik kembali setelah sebelumnya berada pada posisi minus akibat pandemi. Pada kuartal IV tahun 2020, ekonomi nasional masih minus 2,19%, kemudian kuartal I 2021 masih mencatatkan pertumbuhan minus 0,74%.

Pada kuartal II tahun 2021, ekonomi Indonesia sudah melompat sekitar 7,07%. Pada Juli, varian Delta merebak sehingga pemerintah menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat yang membuat perekonomian nasional turun lagi menjadi 3,51%.

Kepala negara berharap perekonomian nasional pada kuartal IV tahun 2021 bisa tumbuh pada kisaran 4,5% sampai 5,5%.

"Kalau pengendaliannya masih seperti ini, di 2022 inilah kebangkitan ekonomi akan kelihatan. Motor penggerak dari pertumbuhan ekonomi adalah investasi," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022