Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

UMKM Produk Halal Didorong Masuk Pasar Global

Jumat, 17 Desember 2021 | 18:32 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS
Peluncuran platform pengembangan UKM, Halal Export Indonesia (HEI).

Jakarta, Beritasatu.com - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) produk halal perlu dibantu dan didorong agar masuk pasar global. Layanan yang secara khusus membantu pengusaha lokal go international dengan mudah membuat aktor dan pengusaha muda Ammar Zoni tergugah menginisiasi Halal Export Indonesia (HEI).

Didukung oleh beberapa profesional muda yang mumpuni di bidangnya, HEI adalah sebuah platform pengembangan UKM untuk siap ekspor dengan memberikan konten edukasi yang lengkap dan pendampingan, akselerasi kesiapan, kapasitas dan akses hingga ekspor, serta agregasi yang memberikan layanan dan dukungan untuk mensinergikan produk dan pasar di destinasi ekspor.

“Sehubungan dengan semakin berkembangnya industri ekspor-impor di Indonesia yang terbukti dengan surplus neraca dagang di bulan Oktober 2021 yang mencapai nilai tertinggi dalam sejarah, dapat disimpulkan bahwa ekosistem ekspor di Indonesia sudah mulai tumbuh signifikan," kata Ammar yang juga CEO HEI, di Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Dalam keterangan resminya yang diterima, sepertinya hanya bisnis dengan privilege khusus yang mampu menjangkau pasar global, sebagian besar UKM masih sempit peluangnya karena keterbatasan akses informasi serta belum ada yang benar-benar bisa membantu sampai berhasil go global.

Dengan hadirnya platform ini di Indonesia, para profesional dan wirausahawan yang tergabung di dalam HEI dapat ikut memperkuat ekosistem ekspor di Indonesia dan mampu mendorong dan membuka peluang bagi semakin banyak UKM untuk bisa ekspor.

Ia menjelaskan, platform pemberdayaan UKM HEI memiliki tiga pilar, yaitu edukasi, akselerasi, dan agregasi, yang diaplikasikan kepada anggota UKM dalam tiga level. Pada pilar pertama, HEI akan memberikan akses edukasi komprehensif mulai dari virtual learning dengan modul-modul pembelajaran yang lengkap, sampai pemberian 1-on-1 mentoring untuk peserta UKM di level satu.

Pada level selanjutnya, HEI akan mengakselerasi level bisnis UKM peserta HEI dengan program pendampingan yang disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan dan peluang, agar produk UKM tersebut mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri terutama di pasar negara tujuan ekspor.

Pada level yang tertinggi, HEI akan berperan sebagai agregator antara calon eksportir dan pembeli di luar negeri dengan menggandeng mitra-mitra strategis untuk mendukung pembangunan ekosistem ekspor-impor HEI. Keseluruhan materi dan interaksi ini dilakukan melalui platform berbasis digital.

Sesuai dengan misinya yang kental dengan pemberdayaan UMKM terutama di industri halal, destinasi ekspor pertama yang dituju HEI pada saat ini adalah Uni Emirat Arab (UEA). Dengan diresmikannya Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE-CEPA) bulan September lalu, yang di antaranya mencakup bidang perdagangan elektronik dan digital ekonomi, artinya kolaborasi IUAE-CEAP akan mengakselerasi pertumbuhan jumlah UKM yang beralih ke platform digital.

Di samping itu, kata dia, nilai ekspor produk Indonesia ke UAE tercatat mencapai US$ 1,12 miliar pada Q3 2021, naik 34% di periode yang sama (YoY).

“Potensi di UAE untuk ekspor cukup besar. Tidak hanya karena ceruk perdagangan produk ekspor dari Indonesia masih sangat besar, selain itu juga HEI melihat Uni Emirat Arab sebagai pilar untuk melakukan penetrasi di negara kawasan Teluk, Afrika, dan negara lainnya yang belum tercapai oleh ekspor Indonesia. Kolaborasi kami dengan Uni Emirat Arab saat ini hanyalah awal, karena kami melihat besar sekali peluang re-export dari sana ke kawasan lain di dunia," pungkas Ammar.

Pada peluncuran, HEI menggandeng beberapa figur publik yang diajak untuk menjadi eksportir pertama HEI ke Uni Emirat Arab dalam sebuah kolaborasi #JuaraEksporIndonesia. Mereka adalah Irish Bella, Chacha Frederica, Zaskia Adya Mecca, Prilly Latuconsina dan pasangan selebriti Sultan Djorghi dan Anissa Hapsari, yang juga pemilik UKM dan sukses merintis dan mengembangkan produk lokal di sektor makanan, fashion, dan kecantikan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI