Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Wika Realisasikan Penggunaan Dana Right Issue Rp 6,1 T

Minggu, 16 Januari 2022 | 15:10 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP
WIKA dipercaya untuk turut menggarap proyek transportasi MRT sistem di Taiwan.

Jakarta, Beritasatu.com– PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyebutkan realisasi penggunaan dana hasil right issue telah terserap Rp 6,107 triliun dari total bersih dana yang terhimpun Rp 6,108 triliun. Sebagian besar pendanaan tersebut dipakai perseroan sebagai modal kerja.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Agung Budi Waskito mengatakan bahwa realisasi penggunaan dana right issue per 31 Desember 2021 telah mencapai Rp 6,107 triliun. Dari realisasi tersebut, Wika masih memiliki sisa sebesar Rp 679 juta dari penggunaan dana yang direncanakan. “Rencana penggunaan dana menurut prospektus dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebesar Rp 2,9 triliun dialokasikan untuk belanja modal. Sedangkan Rp 3,1 triliun sebagai modal kerja,” sebut dia dalam keterbukaan informasi dikutip, Minggu (16/1/2022).

Untuk belanja modal, sepanjang 2021 emiten konstruksi pelat merah itu telah menggelontorkan sebanyak Rp 548 miliar untuk pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Selanjutnya, perseroan juga telah menyerap sebanyak Rp 272 miliar untuk pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung.

Kemudian, sebanyak Rp 131 miliar perseroan realisasikan penggunaannya untuk pembangunan Jalan Tol Soreang-Pasir Koja dan Rp 402 miliar untuk pembangunan SPAM Jatiluhur.

Sementara untuk pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, perseroan menghabiskan dana sebesar Rp 1,27 triliun. Agung menambahkan, pada 2022 ini Wika masih akan melanjutkan pekerjaan proyek Jalan Tol Serang-Panimbang seksi II.

Terakhir dari sisi capex, perseroan juga membelanjakan sebanyak dana right issue sebanyak Rp 322 miliar untuk pembangunan proyek Jalan Tol, Dermaga Pembangkit Listrik, dan Pengembangan Kawasan.

Di samping belanja modal, dana right issue tersebut juga perseroan pakai untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. Berdasarkan realisasi penggunaannya, perseroan tercatat telah menyerap seluruh dana modal kerja sebesar Rp 3,15 triliun yang terdiri dari Rp 1,78 triliun untuk pengembangan usaha bidang infrastruktur dan Rp 1,36 triliun untuk pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.

Adapun jumlah penawaran umum yang digelar perseroan pada 2016 silam berhasil menggalang dana sebanyak Rp 6,108 triliun setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp 41 miliar. Hingga Desember 2021, sisa dana right issue yang ditempatkan perseroan di bank-bank Himbara mencapai Rp 1,95 miliar.

Sebelumnya, PT Wijaya Karya Tbk menargetkan kontak baru pada 2022 sekitar Rp 35 triliun. Agung optimistis, Wika dapat mencapai target kontrak baru tersebut. “Target kontrak baru tahun ini sekitar Rp 35 triliun. Saat ini kita sudah dapat sekitar Rp 17 triliun. Sampai akhir tahun, kita optimistis akan tercapai," ucap Agung beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, saat ini Wika tengah mengerjakan proyek runway dan taxiway di Bandara Kediri milik Gudang Garam senilai Rp 1,5 triliun dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2023.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI