Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Menkop dan UKM Raih Penghargaan Tokoh Pendukung Gerakan Zakat dari Baznas

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:35 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD
Menteri Koperasi dan UKM berbicara dalam acara Townhall Meeting LLP-KUKM atau Smesco Indonesia di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menerima penghargaan “Tokoh Pendukung Gerakan Zakat Indonesia” dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada acara Baznas Award 2022.

Baznas Award 2022 diselenggarakan sekaligus dalam rangka HUT Baznas ke-21, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (17/01/2022).

Deputi Bidang Usaha Mikro, Kemkop dan UKM, Eddy Satriya, menerima penghargaan mewakili Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

“Penghargaan ini diberikan berdasarkan kontribusi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang mendukung berbagai kegiatan kolaborasi antara KemenKopUKM dengan Baznas,” kata Eddy.

Sejumlah sinergi kegiatan telah dilakukan antara KemKop dan UKM dan Baznas sepanjang 2021.

Kemkop dan UKM dan Baznas melakukan kerja sama yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Nomor: 245/MoU/BAZNAS/VIII/2021 dan Nomor: 16/KB/M.KUKM/VIII/2021 tentang Pengelolaan Dana Zakat.

Berdasarkan Nota Kesepahaman tersebut, telah terbentuk unit pengelola zakat di Kemkop dan UKM melalui Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Nomor 50 Tahun 2021 tentang Pembentukan Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Di samping itu, Kemkop dan UKM turut terlibat pada program Baznas, di antaranya melalui Program Hidangan Berkah Ramadhan bagi pengusaha warteg dan rumah makan lainnya dengan total nilai bantuan sebesar Rp 1 miliar dengan merekomendasikan pelaku usaha mikro yang dapat didorong untuk mengikuti program tersebut.

Peluncuran program dilaksanakan di Lapangan Aldiron, Jakarta, 6 Mei 2021.

“Program ini memberikan stimulus bagi pengusaha rumah makan untuk tetap berproduksi selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” kata Eddy.

Sinergi program lainnya adalah program “Kita Jaga Usaha” yang diluncurkan pada 27 Agustus 2021 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berfokus untuk memberikan bantuan di wilayah Jawa-Bali.

Jumlah bantuan Baznas untuk program ini sebesar Rp 13,8 miliar, dimana alokasi bantuan yang disinergikan dengan Kemkop dan UKM sebesar Rp3 miliar. Alokasi bantuan ini dibagi ke dalam program pemberian bantuan modal usaha sebesar Rp 2 miliar kepada 2000 pelaku usaha mikro.

Selain itu juga terdapat program Dapur Kuliner Nusantara, berupa penyediaan paket konsumsi bagi tenaga Kesehatan/masyarakat yang melakukan isoman akibat terpapar Covid19/yatim, piatu, dhuafa sebesar Rp 1 miliar.

Pemberian fasilitasi ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi usaha mikro yang usahanya terdampak akibat pandemi Covid-19. Dalam jangka panjang, diharapkan dapat mendorong pelaku usaha mikro kategori mustahik ini dapat menjadi muzakih (pemberi zakat).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI