Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Pastikan Kelanjutan Reformasi Manufaktur dan Industri

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:14 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB
Presiden Jokowi pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, Kamis, 20 Januari 2022.

Bogor, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kelanjutan reformasi manufaktur dan industri agar dapat meningkatkan ekspor manufaktur serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pembangunan infrastruktur masih terus akan kita pacu dan dilanjutkan dengan reformasi di bidang manufaktur dan industri,” kata Presiden Jokowi pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/1/2022).

Ia mengatakan, hilirisasi mineral dan ekspor barang-barang olahan hasil tambang akan terus ditingkatkan. Setelah nikel dan bauksit, komoditas bahan tambang mentah lainnya akan menyusul, seperti tembaga, timah, dan emas.

“Bolak-balik saya sampaikan, setelah nikel akan kita setop, bauksit akan kita setop, tembaga akan kita setop, timah akan kita setop, emas akan kita setop untuk tidak diekspor dalam bentuk raw material atau bahan mentah,” katanya.

Selain itu, lanjut Presiden Jokowi, pemerintah akan menambah jumlah kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus sehingga diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru, meningkatkan ekspor manufaktur, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

Kebijakan reformasi struktural, lanjutnya, juga akan terus dilanjutkan dengan berfokus pada pembangunan ekonomi berbasis environmental, social, and governance, serta terus mendorong transformasi teknologi dan digitalisasi dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Saya mengharapkan dukungan dari sektor dan industri jasa keuangan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, dan menyukseskan agenda reformasi struktural tersebut,” kata Presiden Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI