Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Undang Pelaku Ekonomi Dunia untuk Investasi di 6 Sektor Prioritas

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:56 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / JEM
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bogor, Beritasatu.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pelaku ekonomi dunia memanfaatkan kesempatan berinvestasi yang ditawarkan pemerintah Indonesia pada enam sektor prioritas. Keenam sektor prioritas itu terdiri atas, pertama industri padat karya yang berorientasi ekspor, termasuk industri kesehatan. Kedua, energi terbarukan. Ketiga, infrastruktur. Keempat, otomotif khususnya kendaraan listrik. Kelima, pariwisata. Dan, yang keenam adalah pertambangan yang memiliki nilai tambah.

Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan, diantaranya peningkatan produksi pangan melalui pengembangan food estate, penerapan konsep pembangunan rendah karbon, transformasi menuju ekonomi digital melalui perluasan, pemerataan, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan digital.

“Saya mengajak para pemangku kepentingan dalam forum ini untuk bermitra dengan Indonesia. Maju bersama, tumbuh bersama,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri World Economic Forum (WEF) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (20/1/2022).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Praktino.

Di hadapan Presiden World Economic Forum Børge Brende dan para pemimpin ekonomi dunia yang menghadiri pertemuan tahunan itu, Presiden Jokowi mengungkapkan, di lingkup domestik, Indonesia menjadikan masa pademi ini sebagai sarana berbenah diri, meletakkan dasar-dasar bagi pertumbuhan yang lebih kuat, dan berkelanjutan.

“Kami terus mereformasi struktur ekonomi kami, memperbaiki iklim bisnis, memperbaiki iklim investasi. Kami telah memperbaiki ekosistem investasi, mempermudah perizinan, memberikan kepastian hukum, dan memberikan insentif khusus bagi sektor-sektor investasi prioritas,” katanya.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), antara lain melalui program upskilling dan reskilling, pembentukan politeknik yang bekerja sama dengan industri dan kerja sama dengan universitas di luar negeri.

“Indonesia juga terus melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkontribusi pada peningkatan investasi dan iklim usaha,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, sumber-sumber pertumbuhan baru, terutama ekonomi hijau, akan terus dikembangkan. Antara lain, pengembangan ekosistem industri kendaraan tenaga listrik dan pembangunan kawasan industri hijau terbesar di Kalimantan Utara.

“Kolaborasi dengan pihak swasta juga akan diperkuat,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI