Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

2030, Seluruh Armada Gojek Pakai Motor Listrik

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:06 WIB
Oleh : Herman / FMB
Yamaha berkolaborasi dengan Gogoro menggarap skuter listrik bernama EC-05. motor ini siap diproduksi Agustus 2019.

Jakarta, Beritasatu.com - Electrum, usaha patungan antara Gojek dan TBS Energi Utama telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gogoro, perusahaan teknologi global di ekosistem baterai swap untuk mendukung mobilitas perkotaan secara berkelanjutan. Melalui penandatanganan MoU ini, Electrum dan Gogoro akan bekerja sama untuk memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia, khususnya pada kendaraan roda dua dan solusi baterai yang efisien.

Direktur Utama Electrum dan Wakil Direktur Utama TBS Pandu Sjahrir menyampaikan, sebagai perusahaan teknologi perintis di sektor EV Indonesia, tujuan Electrum adalah untuk mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia. Kolaborasi antara Electrum dan Gogoro juga sejalan dengan komitmen Gojek dan TBS untuk mencapai zero emission pada tahun 2030, mendukung Gojek menjadi platform karbon-netral dan mentransisi 650 kendaraan listrik roda dua di tahun 2030 serta investasi TBS dalam energi bersih dan terbarukan pada periode waktu yang sama.

“Untuk mewujudkan tujuan ambisius ini memerlukan penerapan teknologi dan proses bertaraf dunia, dan kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Gogoro yang merupakan pemimpin pasar dalam penyediaan solusi mobilitas dan energi yang efisien,” kata Pandu Sjahrir dalam keterangan resminya, Minggu (23/1/2022).

Direktur Electrum dan CEO Gojek Kevin Aluwi menambahkan, kolaborasi antara Gojek dan Gogoro telah dimulai sejak tahun lalu dengan melakukan uji coba komersial ratusan motor listrik di Jakarta Selatan dan telah berjalan dengan baik. Ia meyakini kolaborasi dengan Gogoro dapat memperkuat posisi Gojek untuk mengubah kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia serta mentransformasi seluruh armada Gojek pada 2030.

“Kami antusias memperkuat kolaborasi yang telah berjalan ini melalui MoU antara Electrum dan Gogoro, dan bersama-sama mencari cara baru untuk menjadikan EV sebagai gaya hidup sehari-hari di Indonesia. Untuk bergerak maju, kita harus melakukan perubahan,” ujar Kevin.

Founder, CEO dan Chairman of the Board of Gogoro Horace Luke menjelaskan, Gogoro dimulai dengan visi untuk mengubah transportasi perkotaan dengan menghadirkan solusi melalui kendaraan listrik yang pintar dan berkelanjutan bagi masyarakat, baik untuk hari ini maupun generasi mendatang. Platform baterai swap yang inovatif dan teknologi kendaraan listrik pintar Gogoro telah menjadi pemimpin selama uji coba di pasar Taiwan, di mana satu dari empat kendaraan roda dua yang dijual di Taipei pada Desember 2021 menggunakan baterai swap Gogoro.

“Sejak tahun lalu, kami berkolaborasi dengan Gojek untuk melakukan uji coba kendaraan listrik roda dua di Jakarta untuk mentrasisi armada Gojek yang sebelumnya menggunakan bahan bakar bensin ke tenaga listrik. Kami bersemangat untuk memperluas kemitraan ini bersama Electrum, bekerja dengan pemerintah Indonesia untuk menerapkan teknologi dan model bisnis kami yang telah teruji mengatasi perubahan iklim dan memimpin transformasi ke listrik di Asia Tenggara,” kata Luke.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI