Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Selaras Citra Perpanjang Kredit Rp 10 Miliar dari CIMB Niaga

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:41 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / FMB
Pekerja beraktivitas mengerjakan pembuatan mesin penyedot di pabrik PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), di Bogor, Jawa Barat, Senin, 20 Desember 2021. Menteri Agus mengatakan capaian PT SDI menunjukkan bahwa produk hasil industri elektronika di dalam negeri dapat bersaing secara global dan secara kualitas memiliki standar internasional.

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan alat-alat listrik PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) memperpanjang perjanjian fasilitas kredit sejumlah Rp 10 miliar dengan PT Bank Cimb Niaga Tbk (BNGA). Fasilitas kredit tersebut akan dimanfaatkan perseroan untuk mendukung modal kerja operasional.

Direktur PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) Donny T. Herwindo menyampaikan bahwa perseroan telah bersepakat untuk memperpanjang dan mengubah jumlah fasilitas kredit yang diberikan Bank CIMB Niaga, sekaligus memperpanjang pemberian jaminan kepada Bank CIMB Niaga

Kesepakatan perpanjangan perjanjian kredit ini tertuang dalam penandatanganan perjanjian kredit pada 19 Januari 2022 lalu dan penandatanganan surat penawaran kredit (offering letter) Bank CIMB dengan Nomor 1426/OL/CS/COMMBA/XII 2021 pada 14 Januari 2022 lalu.

Donny menerangkan, jenis fasilitas kredit yang diperpanjang berupa pinjaman rekening koran (PRK) hingga perpanjangan (revolving) sejumlah Rp 10 miliar yang akan digunakan perseroan sebagai modal kerja operasional. Adapun jangka waktu fasilitas kredit tersebut terhitung sejak 17 September 2021 sampai 17 Maret 2022 dengan tingkat bunga sebesar 9%.

"Tingkat bunga sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi pasar uang," ujar Donny dalam keterbukaan informasi, Minggu (23/1/2022).

Sementara agunan atau jaminan yang diberikan kepada Bank CIMB Niaga yakni berupa tanah seluas 80.189 m2 dan bangunan seluas 30.222 m2 dengan total nilai sebesar Rp 144 miliar. Apabila dibandingkan dengan nilai ekuitas perseroan, nilai agunan tersebut mencerminkan 41,25% dari nilai ekuitas perseroan.

Menurut Donny, perpanjangam kredit yang ditandatangani perseroan tersebut bertujuan agar SCNP memiliki alternatif sumber pembiayaan modal kerja di luar dari dana internal perseroan. Sedangkan perpanjangan pemberian agunan dimaksudkan untuk menghindari biaya tambahan yang dikeluarkan perseroan.

“Pada saat akta perjanjian berakhir 30 Juni 2021, perseroan berencana meningkatkan nilai fasilitas kredit yang diterima dari Bank CIMB Niaga. Namun, mengingat proses negosiasi dan pelaksanaan kajian belum selesai, maka perseroan menandatangani perubahan kesatu akta perjanjian kredit Nomor 88 tanggal 17 Maret 2020 yang ditandatangani pada 25 Juni 2021 dengan jangka waktu sampai 17 September 2021,” ungkap Donny.

Akan tetapi dalam prosesnya, perseroan kembali melakukan beberapa kali perubahan rencana atas fasilitas kredit, dengan rencana final berupa pengurangan fasilitas kredit dari Bank CIMB Niaga hingga menjadi Rp 10 miliar.

Perseroan pun baru menyepakati secara final perjanjian perpanjangan dan perubahan akta kredit dari Bank CIMB Niaga dengan mengacu pada akta perjanjian kredit nomor 88 tanggal 17 Maret 2020. Dalam transaksi ini, perseroan dan Bank CIMB Niaga tidak memiliki hubungan afiliasi sehingga transaksi tersebut bukanlah transaksi afiliasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI