Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Autopedia Perluas Jaringan dan Tambah Inventori Mobil Bekas

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:11 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP
Sejumlah mobil bekas yang dijual di dalam sebuah mall di Jakarta Selatan, Kamis, 15 Oktober 2020.

Jakarta, Beritasatu.com- Saham PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) sempat menyentuh batas tertinggi atau Auto Rejection Atas (ARA) pada perdagangan Selasa (25/1/2022) atau naik 25% menjadi Rp 320 per saham pada pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasca-IPO, emiten jual beli mobil bekas ini akan mengembangkan teknologi, memperluas jaringan, dan meningkatkan inventori kendaraan bekas.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk Jany Candra mengungkapkan, sejalan strategi bisnis serta inovasi, ASLC optimistis dapat mencapai target kinerja pada 2022. Sebagai gambaran, perseroan telah mencatatkan penjualan 100.000 kendaraan hingga akhir 2021 walau dalam kondisi pandemi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Untuk tahun 2022, kami masih optimistis dapat mencapai target pertumbuhan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Jany dalam keterangan resmi, Selasa (25/1/2022).

Hal itu didukung kemampuan lelang anak usaha PT JBA Indonesia (JBAI) di mana hingga akhir 2021 diperkirakan sudah melelang hampir 200.000 unit mobil dan motor bekas dengan 220.000 peserta lelang per tahun seluruh Indonesia.

Perseroan berharap dapat mengembangkan teknologi, memperluas jaringan, dan meningkatkan inventori kendaraan bekas yang sudah dimiliki saat ini. Selain itu, ASLC juga akan mengembangkan otomotive marketplace Caroline.id dengan memanfaatkan O2O (online-to-offline) bisnis model. Hal ini guna memberikan pilihan yang semakin bervariatif dan lokasi yang terjangkau serta kenyamanan bertransaksi.

Jany Candra mengungkapkan, selain JBA, pihaknya juga mengembangkan bisnis start-up untuk kendaraan bekas yaitu Caroline dan Cartalog.“ Ke depannya perseroan tidak menjalankan kegiatan usaha yang sama dengan entitas anak. Perseroan akan terus membangun ekosistem jual beli kendaraan bekas baik online maupun offline bagi seluruh segmen konsumen, baik korporat, bisnis kecil, maupun perseorangan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam IPO tersebut, emiten bagian Grup Triputra ini melepas 2.549.271.000 saham dengan harga Rp 256 per saham. Dengan demikian total dana segar yang diraih mencapai Rp 652,6 miliar. Sesuai rencana, sebanyak 64,7% dana IPO untuk modal kerja sehubungan usaha baru di bidang jual beli kendaraan bekas. Sedangkan sisanya sebesar 35,3% akan digunakan untuk pelunasan pinjaman ke entitas induk, yaitu sebesar Rp 225 miliar.

Sebagai informasi, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) didirikan pada tahun 2013 yang merupakan bagian dari Grup ASSA. ASSA merupakan bagian dari Grup Triputra yang dikelola dan dimiliki oleh T Permadi Rachmat, dahulu Direktur Utama PT Astra International Tbk (1984 -200).

ASLC merupakan wadah dari berbagai bidang usaha yang berhubungan dengan otomotif. Mulai lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, jasa inspeksi, dan penyedia data harga mobil dan motor. Saat ini, perseroan bergerak dalam bidang balai lelang melalui entitas anak. Perseroan merupakan bagian dari Grup PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI