Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bunga P2P Lending Konsumtif 0,4% Per Hari Dinilai Masih Tinggi

Jumat, 28 Januari 2022 | 14:42 WIB
Oleh : Herman / FER
Ketua Indonesia Fintech Society (IFSoc) Mirza Adityaswara dalam acara MGN Summit 2022 – Target Akselerasi Digitalisasi Indonesia, 28 Januari 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Indonesia Fintech Society (IFSoc) Mirza Adityaswara menilai bunga P2P lending konsumtif dengan tenor pendek masih tinggi, walaupun sudah disepakati turun dari 0,8% menjadi 0,4% per hari. Tingginya bunga tersebut dikhawatirkan akan mengganggu perkembangan fintech P2P lending di Indonesia.

"Untuk P2P lending konsumtif, bunganya masih terlalu tinggi. Sekarang memang sudah menjadi 0,4% per hari, tetapi itu masih tinggi. Jika dikalkulasi secara tahunan, bunga dapat mencapai 146%,” kata Mirza Adityaswara dalam acara MGN Summit 2022 – Target Akselerasi Digitalisasi Indonesia, Jumat (28/1/2022).

Diakui Mirza, memang angka kredit bermasalah di P2P lending selama cukup tinggi, terlebih di masa pandemi Covid-19. Ini juga yang kemudian menjadi alasan bunga P2P lending dikenakan lebih tinggi. Namun di sisi lain, bunga yang tinggi bisa semakin membebani masyarakat.

"Menurut saya kalau memang ingin menjadi alternatif, tidak mencekik leher, harusnya memang bunga P2P lending konsumtif ini juga bisa di bawah yang sudah turun sekarang,” kata Mirza.

Dari data yang dihimpun IFSoc, total outstanding P2P lending hingga akhir 2021 mencapai Rp 26 triliun. Terdapat 103 fintech P2P lending yang berizin dengan 749.175 entitas lender dan 68. 414.603 entitas borrower.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI