Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Harga Minyak Raih Kenaikan Mingguan Keenam

Sabtu, 29 Januari 2022 | 06:57 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Ilustrasi minyak.

Chicago, Beritasatu.com - Harga minyak menguat pada perdagangan Jumat (28/1/2022), menuju kenaikan mingguan keenam, di tengah ketatnya pasokan karena produsen akan melanjutkan kebijakan membatasi produksi di tengah meningkatnya permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent naik 69 sen, atau 0,77%, pada US$ 90,03 per barel, setelah jatuh 62 sen pada hari sebelumnya. Namun harga sempat mencapai US$ 91,04 di awal sesi itu, atau tertinggi sejak Oktober 2014. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 21 sen jadi US$ 86,82 per barel, setelah turun 74 sen pada Kamis. WTI juga mencapai level tertinggi 7 tahun jadi US$ 88,54 di awal sesi.

Baik Brent dan WTI naik masuki minggu keenam, rekor mingguan terpanjang sejak Oktober. Harga Brent naik selama 7 minggu, sementara WTI naik dalam 9 minggu.

Pada 2022, harga minyak telah naik 15% di tengah ketegangan geopolitik antara Rusia, produsen minyak terbesar kedua dunia dan penyedia gas alam dan Barat atas Ukraina. Ketegangan juga terjadi di Uni Emirat Arab akibat gerakan Houthi Yaman yang menimbulkan kekhawatiran pasokan energi.

"Brent akan melewati level US$ 90, meskipun akan ada aksi jual sebelum mencapai itu, tetapi investor mulai membeli lagi ketika harga turun sedikit, mereka tetap berhati-hati kemungkinan gangguan pasokan karena meningkatnya ketegangan geopolitik," kata ekonom Sekuritas Nomura, Tatsufumi Okoshi.

Pasar fokus pada pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin Rusia, pada 2 Februari. OPEC+ kemungkinan akan tetap dengan rencana kenaikan target produksi minyak pada Maret, beberapa sumber dalam kelompok itu mengatakan kepada Reuters.

Sementara analis dan pejabat perusahaan minyak mengatakan impor minyak mentah di Tiongkok, importir terbesar di dunia, akan rebound sebanyak 7% tahun ini, membalikkan penurunan yang jarang terjadi pada tahun 2021 karena pembeli meningkatkan di unit penyulingan dan mengisi kembali persediaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI