Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Dukung Vokasi, PJB dan PNUP Kembangkan Energi Terbarukan

Sabtu, 29 Januari 2022 | 10:36 WIB
Oleh : Maria Fatina Bona / WBP
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) bersama Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) pada Kamis, 27 Januari 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam memperkuat sinergi pendidikan tinggi dengan industri, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggandeng kemitraan untuk mengembangkan energi terbarukan (EBT). Hal tersebut ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) bersama Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) pada Kamis, (27/1/2021).

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto menyampaikan kerja sama ini relevan dengan nawacita pemerintah bahwa pendidikan vokasi menjadi ujung tombak industri di Indonesia. “Sesuai visi penguatan pendidikan vokasi, kerja sama ini merupakan program untuk memastikan integrasi antara pendidikan vokasi dan dunia kerja menjadi semakin erat. Erat yang dimaksud adalah sinkronisasi dalam mengembangkan program-program yang meningkatkan mutu dari lulusan pendidikan vokasi serta menciptakan hal-hal yang baru,” terang Wikan dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Sabtu (29/1/2021).

Senada dengan itu, Direktur Sumber Daya Manusia dan Administrasi PT PJB Karyawan Aji mengatakan, kerja sama dengan PNUP selaku perguruan tinggi vokasi juga sangat relevan dengan perkembangan energi terbarukan. "Target PJB tahun 2025 adalah sekitar 25% menggunakan energi terbarukan. Sehingga, untuk kawasan Sulawesi kami membutuhkan spesifikasi tenaga desain, operator yang semuanya harus memiliki sertifikasi,” ujar Aji.

Untuk itu, lanjut Aji, kerja sama dengan PNUP sangat mendukung dalam memecahkan solusi tentang pengembangan sumber daya manusia melalui inovasi yang dilakukan oleh PT PJB. "Salah satu indikator pencapaian PT PJB yang terbaik di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini karena pencapaian Avator sebagai karya Indonesia paling prospektif,” jelasnya.

Automatic Vibration Monitor Calibrator (Avator) adalah penguji getaran dengan biaya rendah di pembangkit listrik. Alat ini berfungsi untuk menguji alat monitoring getaran yang merupakan jantung peralatan pada proteksi mesin pembangkit, baik Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), maupun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Sementara Direktur PNUP Muhammad Anshar mengatakan, kerja sama energi terbarukan dengan PT PJB sangat cocok dengan pencapaian pihaknya dalam mendukung program studi magister terapan energi terbarukan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI