Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kedepankan Aspek Keselamatan Kerja, Kinerja PGE Diapresiasi

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:49 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sebagai bagian Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) meraih penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam acara Penganugerahan Penghargaan K3 2022 yang diadakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Selasa 24 Mei 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sebagai bagian Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) meraih sembilan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam acara Penganugerahan Penghargaan K3 2022 yang diadakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara daring, Selasa (24/5/2022).

Apresiasi itu terdiri dari tiga penghargaan Kecelakaan Nihil/Zero Accident, dua penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS, tiga penghargaan P2 Covid-19, dan penghargaan Senam Pekerja Sehat.

Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy Muhammad Baron, mengatakan penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi dari Kemenaker karena PGE menjalankan kegiatan operasi mengutamakan aspek keselamatan (safety) di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan penghargaan K3 ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan upaya K3 atau yang dikenal dengan Health, Safety, Security, and Environmental (HSSE) sehingga akan menciptakan pekerja selamat, sehat, dan produktif, untuk mendukung pembangunan bangsa,” ujar Baron dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/5/2022).

Menurut Baron, PGE terus berkomitmen mengembangkan panas bumi dan memastikan implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian terintegrasi dari bisnis panas bumi PGE. Penerapan aspek-aspek ESG ini merupakan upaya memberikan nilai tambah serta dukungan PGE pada program pemerintah terkait pemanfaatan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan khususnya panas bumi.

“Pengembangan penyediaan energi panas bumi yang dilakukan PGE juga wujud dukungan dan komitmen PGE dalam mencapai pembangunan berkelanjutan khususnya goal ke 7 (energi bersih dan terjangkau), 12 (konstruksi dan produksi yang bertanggungjawab), 13 (penanganan perubahan iklim), dan 15 (ekosistem darat) pada SDGs (sustainable development goals),” ujar Baron.

PGE saat ini mengelola 13 wilayah kerja panas bumi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi Utara. Dalam wilayah wilayah tersebut telah terbangkitkan listrik panas bumi sebesar 1877 megawatt (MW), yang terdiri 672 MW yang dioperasikan sendiri (own operation) oleh PGE dan 1205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama (joint operation contract). Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sebesar 82% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi emission avoidance CO2 sebesar 9,7 juta ton CO2 per tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI