Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Gubernur BI Sebut Digitalisasi Efektif Bangkitkan UMKM

Jumat, 27 Mei 2022 | 12:29 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual, Selasa, 20 April 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, digitalisasi merupakan cara efektif dan efisien untuk membangkitan pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) untuk menjadi pemain nasional hingga global dan mengakselerasi inklusi keuangan.

Menurut Perry Warjiyo, UMKM di seluruh Indonesia akan terus didorong untuk terintegrasi dalam ekonomi keuangan digital. Pasalnya, tren UMKM tersambung sistem pembayaran digital juga terus meningkat, karena 17,2 juta merchant sudah tersambung dengan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard).

"Bank Indonesia akan terus melakukan digitalisasi sistem pembayaran agar proses transaksi UMKM dapat secara cepat melalui sistem pembayaran.Sebanyak 17,2 juta merchant tersambung platform digital dan 90 persen dari 17,2 juta itu UMKM," kata Perry Warjiyo, di Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Selain akselerasi QRIS yang makin baik, Perry menjelaskan peserta BI fast juga terus bertambah saat ini mencapai 52 bank dan penyelenggara sudah ikut didalamnya.

Sebagaimana diketahui, BI fast merupakan sistem pembayaran ritel nasional yang menggantikan sistem kliring nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Layanan BI fast beroperasi tanpa henti, berlangsung seketika atau real time, mudah, aman dan murah. Adapun biaya transfer melalui layanan ini sebesar Rp 2.500 jauh lebih murah dari sistem sebelumnya sebesar Rp 6.500.

"BI Fast akan memfasilitasi percepatan transaksi ekonomi nasional, termasuk UMKM. Mari dukung BI Fast untuk lebih cepat pembayaran UMKM, dari pembeli hingga penjual tidak harus menunggu berhari-hari dan cashflow akan meningkat, itu kebangkitan UMKM," tegasnya.

Perry menegaskan inovasi digitalisasi juga ditampilkan dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) tahun 2022 seperti dihadirkannya digital fiting room dengan proses pembayaran juga melalui digital. Tahun ini KKI mengangkat tema UMKM Indonesia Bangkit melalui Digitalisasi dan Globalisasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan KKI ini, BI bersinergi bersama 13 Kementerian/Lembaga bersatu menampilkan UMKM-UMKM Indonesia yang akan terhubung dengan 5 asoiasi, 26 pelaku industri dan juga kalangan perbankan, sistem pembayaran, marketplace aggregator ekspor dan bahkan juga para desainer.

"Dengan sinergitas, kita membangkitkan UMKM dari daerah ke nasional, dari nasional ke global. Melalui sinergitas tersebut, mari kita terus bangkitkan UMKM menuju pemulihan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Perry Warjiyo menambahkan, pameran KKI akan menampilkan produk-produk unggulan yang berkualitas ekspor, tentu saja dengan harga produsen.

"Ini yang kami tampilkan kurasi produk UMKM binaan Bank Indonesia dan kementerian/lembaga lainnya. Bahkan instruksi Presiden penggunaan APBN dan APBD banyak menggunakan produk-produk UMKM, mari kami kurasi agar memenuhi persyaratan tidak hanya untuk APBN, APBD namun juga nasional bahkan global," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI