Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hari Lahir Pancasila, Unilever Perkuat Kesetaraan Gender

Rabu, 1 Juni 2022 | 20:39 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / FER
Chair ED and I Board Unilever Indonesia, Hernie Raharja.

Jakarta, Beritasatu.com - Menyambut Hari Lahir Pancasila, PT Unilever Indonesia Tbk mengumumkan rangkaian kemajuan di bawah naungan Equity, Diversity, and Inclusion Board (ED and I Board), sebagai komitmen jangka panjang perseroan untuk memainkan peran nyata dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang setara, beragam dan inklusif.

Chair ED and I Board Unilever Indonesia, Hernie Raharja, menjelaskan, Pancasila merupakan pengejawantahan dari tekad Indonesia untuk menjadi bangsa yang satu di atas segala perbedaan.

"Sejalan dengan tema peringatan Hari Lahir Pancasila, Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia, Unilever Indonesia percaya semangat untuk memajukan kesetaraan, keberagaman dan inklusivitas menjadi salah satu modal utama dalam membangun Indonesia yang bersatu, berkeadilan sosial, dan beradab," ujar Hernie, dalam keterangan persnya, Rabu (1/6/2022).

Hernie menerangkan, Unilever Indonesia terus memainkan peran dengan mempertajam upaya untuk merealisasikan tiga pilar utama komitmen ED and I, yaitu kesetaraan gender, kesetaraan untuk penyandang disabilitas, dan penghapusan diskriminasi serta stigma.

"Komitmen ini kami wujudkan baik melalui inisiatif korporat ataupun melalui program dan kampanye yang dilakukan oleh brand-brand perseroan," terangnya.

Sampai dengan akhir tahun 2021, Unilever Indonesia melalui berbagai program telah melampaui rata-rata proporsi perempuan dalam posisi manajemen di lingkungan korporasi nasional. Di bidang pendidikan, Unilever mendorong 180 perempuan di bidang science, technology, engineering mathematic (STEM) untuk mengembangkan karier dan memberikan beasiswa kepada 270 perempuan muda untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Di samping itu, perusahaan juga mendukung 87.000 pengusaha kecil perempuan untuk berdaya dengan memanfaatkan teknologi, memberikan pelatihan tentang positive body image pada lebih dari 6.500 guru yang menjangkau 300.000 remaja, serta memberdayakan 13.000 perempuan untuk menggali potensi diri melalui platform penelusuran minat dan bakat.

Hernie menyampaikan, salah satu tujuan dari strategi global Unilever Compass adalah menciptakan dunia yang lebih toleran dan inklusif, berbagai upaya yang dijalankan ED and I Board ini merupakan perwujudan komitmen tersebut di Indonesia.

"Ke depan, Unilever Indonesia akan terus melahirkan berbagai inisiatif baru sembari menjalin kerja sama lebih kuat dengan berbagai pihak yang memiliki misi sejalan untuk terus menghidupkan semangat persatuan dan kesatuan di segala lini kehidupan," imbuhnya.

Unilever Indonesia juga berkomitmen untuk memperkuat kepemimpinan perempuan. Komitmen tersebut, dibuktikan dengan terus mendorong kepemimpinan perempuan di jajaran komisaris, direksi, maupun manajerialnya.

"Saat ini, 33% dari dewan komisaris dan 56% dari dewan direksi perusahaan dijabat oleh perempuan, termasuk posisi presiden direktur. Selain itu, 44% dari posisi manajer menengah dan senior juga diduduki oleh perempuan,” ucap Hernie.

Tidak hanya di dalam perusahaan, Unilever Indonesia juga terus mendorong peran perempuan dan kesetaraan gender di dunia bisnis.

Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya presiden direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti menjadi chairman B20 Indonesia Women in Business Council (WiBAC) pada periode Presidensi Indonesia pada forum G-20.

Posisi ini memungkinkan Unilever Indonesia untuk turut merumuskan solusi yang mampu menjawab tantangan serta peluang bagi perempuan untuk lebih berkiprah di bidang ekonomi dan bisnis, baik di level nasional maupun internasional.

Berkolaborasi dengan berbagai komunitas, Unilever Indonesia juga melakukan aksi nyata untuk menghapuskan diskriminasi dan stigma di tengah masyarakat, dengan memberikan apresiasi pada sederetan millenials yang berupaya menciptakan komunitas/masyarakat yang terbebas dari diskriminasi dan stigma.

Dukungan diberikan dalam bentuk micro grant dan transfer of knowledge, sehingga gerakan-gerakan tersebut dapat memberikan dampak positif bersifat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain rangkaian inisiatif diatas, merek-merek Unilever Indonesia juga melakukan serangkaian upaya yang sejalan dengan semangat Pancasila dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

"Semangat ini adalah wujud nyata nilai-nilai Unilever Indonesia dalam menumbuhkan semangat kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas yang senafas dengan semangat kebhinekaan," pungkas Hernie.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI