SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bentuk Tanggung Jawab, BRI Komitemen Kedepankan Aspek ESG

Rabu, 29 Juni 2022 | 15:36 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP
CEO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso

Jakarta, Beritatasatu.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berkomitmen menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) untuk meneruskan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Keberlanjutan bisnis berdasarkan ESG atau sustainable finance menjadi salah satu perhatian utama investor untuk berinvestasi di korporasi besar, termasuk di BRI. Apalagi, pemerintah juga sangat serius mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada tahun 2060.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, ESG menjadi komitmen perseroan dalam strategi transformasi yang saat ini terus berlanjut. Berlandaskan cetak biru (blueprint) BRIVolution 2.0, ia menyebut komitmen BRI dalam meningkatkan prinsip ESG terus dilakukan.

Advertisement

“Ini bukan beban, tetapi kami memaknai ini sebagai tanggung jawab untuk menyelamatkan planet, bukan sok-sokan, tapi karena memang investor, pemegang saham, regulasi juga menghendaki seperti itu. Maka kita berusaha memenuhi net zero emission. Kita harus tegak lurus dengan komitmen itu yang juga dilakukan presiden dan regulator. Kita paham transisi ini tidak mudah, costly, dan makan waktu dan biaya untuk memulainya,” ungka Sunarso dalam acara 30 Minutes di BeritaSatu TV, Rabu (29/6/2022).

Sebagai komitmen, misalnya saja BRI pada tahun ini sudah memiliki unit kerja khusus yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan ESG itu. Langkah tersebut sebagai bagian dari transformasi. “Tugasnya mengatur perencanaan strategis dan operasional terkait ESG, memastikan, memonitor, dan mengukur terkait kaidah ESG,” pungkas Sunarso.

Baru-baru ini, upaya dalam memitigasi perubahan iklim semakin ditunjukan oleh BRI. Komitmen ini dibuktikan lewat aksi korporasi terbaru, yakni merilis green bond atau obligasi berwawasan lingkungan berkelanjutan I Bank BRI. Adapun target penghimpunan dana sebesar Rp 15 triliun dengan jumlah emisi Tahap I Tahun 2022 sebanyak-banyaknya Rp 5 triliun.

Dengan menerbitkan green bond, artinya bank sudah berkomitmen kuat untuk menyalurkan pembiayaan ke proyek-proyek hijau. Komitmen BRI dalam mendorong pembiayaan hijau tercermin dari realisasi kredit berkelanjutan perseroan.

Hingga Maret 2022, BRI telah memberikan pembiayaan kepada kegiatan usaha yang berkelanjutan mencapai Rp 639,9 triliun, setara dengan 65,6% dari total pinjaman. Jumlah tersebut meningkat 13,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 yang sebesar Rp 564 triliun atau dengan proporsi 62,9% dari total pinjaman. Pencapaian tersebut menjadikan BRI sebagai market leader ESG company di Indonesia.

Dari total Rp 639,9 triliun pembiayaan berkelanjutan tersebut, sebanyak Rp 71,5 triliun atau 7,2% disalurkan kepada usaha yang berwawasan hijau atau green project. BRI sangat berkomitmen untuk mengimplementasikan aspek-aspek ESG pada setiap aktivitas perbankan, baik dari sisi aset, liabilities, corporation, dan human capital. Komitmen ini juga dapat dilihat dari pencapaian pada masing-masing aspek ESG.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI