SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sunter Lakeside Hotel Catat Peningkatan Gross Profit 12,18 Persen pada 2021

Rabu, 29 Juni 2022 | 18:48 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH
Kiri-ka : Alexander Hidajat Direktur PT Sunter Lakeside Hotel, Daniel Hidayat Direktur PT Sunter Lakeside Hotel, Toto Sandjaja (moderator).

Jakarta, Beritasatu.com - PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (Perseroan) melakukan paparan publik tahunan secara offline di Hotel Sunlake Jakarta yang dihadiri oleh jajaran direksi dan para pemegang saham dan juga secara virtual.

Emiten dengan kode “SNLK”, efektif melantai di Bursa Efek Indonesia tanggal 29 Maret 2021 dengan melepas saham ke publik sebanyak 150 juta saham baru atau sebesar 33.33% dari jumlah seluruh modal disetor dan ditempatkan Perseroan.

Advertisement

Direktur Utama PT Sunter Lakeside Hotel Tbk Sapto Utomo Hidajat menjelaskan proyeksi perseroan terus konsisten meningkatkan kinerja bisnis seiring dengan perkembangan industri perhotelan yang kian pulih. Tahun 2021 tercatat tingkat hunian kamar hotel mencapai 31.429 room night, meningkat 10,67% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 28.398 room night.

Perseroan memiliki 228 kamar dengan berbagai tipe, fasilitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) yang beragam, serta restoran yang menyajikan makanan lokal hingga Internasional.

"Capaian selama 2021 cukup baik. Kami optimistis pendapatan perseroan akan terus meningkat seiring dengan kelonggaran kebijakan pemerintah dalam masa transisi dari pandemi menjadi endemi," ujar Sapto dalam paparannya Rabu (29/6/2022).

Pendapatan perseroan mengalami peningkatan 10,02% menjadi Rp 20,73 miliar dari tahun sebelumnya hanya Rp 18,84 miliar. Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bruto sebesar 12,18% menjadi R p16,55 miliar meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp14,75 miliar.

Rasio liabilitas terhadap total ekuitas sebesar 0,33 kali dari tahun sebelumnya 0,39 kali dan rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset menjadi 0,25 kali dari 0,28 kali. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah ekuitas akibat penawaran umum saham perdana serta pertumbuhan aset, terutama aset lancar.

"Optimisme dan keyakinan perseroan atas prospek usaha perhotelan akan semakin membaik dan berangsur-angsur pulih. Hal ini sejalan dengan adanya keberhasilan pemulihan ekonomi nasional yang terus menunjukkan progress yang sangat baik dan diyakini terus berlanjut di tahun 2022," tutur Sapto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI