SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sandiaga Ingatkan Konsep Tiga G dan Empat As, Apa Itu?

Minggu, 3 Juli 2022 | 17:05 WIB
Oleh : Herman / WBP
Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2022 di Tegal yang juga disiarkan secara daring, 3 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, dalam menjalankan setiap usaha, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif (ekraf) harus menjalankan konsep "Tiga G" seperti yang saat ini dijalankan sektor pariwisata. Tiga G yang dimaksud adalah Gercep, Geber, dan Gaspol. Ketiganya memiliki kepanjangan dengan makna tersendiri. Gercep yaitu gerak cepat, Geber berarti gerak bersama, lalu Gaspol yaitu garap semua potensi online.

"Kalau mau sukses, kita harus gerak cepat. Untuk sukses juga tidak bisa sendiri-sendiri, harus bersilaturahmi. Karena di balik silaturahmi ada rezeki yang melimpah, ada umur yang panjang. Dan yang terakhir harus menggarap semua potensi termasuk online," kata Sandiaga Uno dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2022 di Tegal yang juga disiarkan secara daring, Minggu (3/7/2022).

Selain Tiga G, Sandiaga juga mengingatkan agar setiap pelaku usaha memiliki “Empat As” sebagai etos kerja untuk bisa membawanya mencapai kesuksesan. As yang pertama adalah kerja keras. Ia meyakini, tidak ada orang yang bisa sukses bila tidak bekerja keras. As yang kedua adalah kerja cerdas. Ini berarti mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Ketiga yaitu kerja tuntas, selalu menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Kemudian yang keempat yaitu kerja ikhlas. Ini bisa dimaknai dengan berserah diri kepada Tuhan atas hasil yang didapatkan.

Sandiaga juga membagikan pengalamannya ketika baru memulai usaha sebelum bergabung di pemerintahan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 25 tahun lalu, ia mengaku sebagai korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Pengalaman itulah yang kemudian membawanya menjadi pengusaha.

"Awalnya saya ini adalah karyawan yang di-PHK. 25 tahun yang lalu, saya jatuh karena di-PHK, kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Namun berkat Allah SWT dan perjuangan bersama, dengan prinsip kerja Empat As, usaha yang dimulai hanya dengan tiga orang karyawan, setelah 25 tahun berhasil membuka lapangan kerja bagi 30.000 karyawan di seluruh Indonesia," ungkap Sandiaga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI