SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

PHK Perusahaan Digital, Ini Strategi E-Commerce Bertahan

Selasa, 5 Juli 2022 | 06:59 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Pengunjung melakukan transaksi omnichannel di booth offline Blibli di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran 2022, di Jakarta, Selasa, 14 Juni 2022. Pada pesta belanja terbesar dalam rangka memperingati ulang tahun Jakarta ini, Blibli menawarkan belanja secara omnichannel yang mudah dan terintegrasi kepada masyarakat khususnya pelanggan Blibli.

Jakarta, Beritasatu.com- Peran e-commerce berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia selama pandemi Covid-19. Namun belakangan sejumlah perusahaan digital termasuk startup banyak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Meski demikian bisnis e-commerce melakukan sejumlah strategi untuk bertahan.

Salah satu pemain besar e-commerce di Indonesia, Blibli, mengakui adanya tantangan dalam aspek tersebut baik selama maupun pasca-pandemi. Dalam acara Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) 25th Anniversary Business Conference: “Resilience and Vibrancy: Hong Kong, Indonesia, and the ASEAN”, akhir Juni 2022 silam, Senior Vice President dan Head of Business Development Blibli, Yohanes Lukiman menyatakan bahwa Blibli menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis sejak pendirian perusahaan pada 2011. Strategi ini membantu Blibli bertahan selama pandemi dan mencegah terjadinya PHK karyawan.

Advertisement

“Tidak pernah ada pemutusan hubungan kerja terkait efisiensi, dibandingkan gelombang PHK di perusahaan-perusahaan teknologi yang dimulai sejak pandemi dan terus berlangsung hingga kini. Kami cukup yakin bahwa P&L (laba dan rugi) kami adalah yang tersehat di dunia e-commerce Indonesia,” dikutip dalam keterangan yang diterima Selasa (5/7/2022).

Selain itu, kata dia, untuk tetap relevan dengan perkembangan pasar, Blibli mengembangkan strategi ritel omnichannel sebagai masa depan ritel. Menyusul akuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk tahun 2021, Blibli punya triple threat, yakni e-commerce Blibli, platform travel and experience tiket.com, dan supermarket premium Ranch Market, yang semuanya terhubung, sehingga bisa menyasar banyak kebutuhan belanja konsumen.

“Omnichannel membuat konsumen bisa membeli dan menerima barang kapan dan di mana saja, misalnya memilih barang online dan mengambilnya di lokasi mana pun kami berada dan partner pick up point kami,” kata Yohanes.

Senada, CEO perusahaan digital internasional SQLI, Jonty Sutton, menyebut strategi omnichannel menjadi solusi untuk beradaptasi dalam berbagai situasi yang bisa mempengaruhi bisnis ritel.

Tak hanya itu, resiliensi dari sudut pandang ritel digital pasca-Covid-19 fokus pada pertimbangan operasional. Investasi perusahaan lebih menuju ke waktu pengantaran yang lebih cepat, cara pembayaran, dan layanan berlangganan. “Inilah yang akan menarik konsumen, supply chain, logistik, dan sisi operasional adalah bagian-bagian inti bisnis saat ini,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI