SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Waduh! Kilau Harga Emas Meredup karena Penguatan Dolar

Selasa, 5 Juli 2022 | 08:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Ilustrasi emas.

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas lebih rendah pada Senin (4/7/2022), karena penguatan dolar AS sehingga menekan permintaan emas batangan yang dihargakan dengan greenback.

Harga emas di pasar spot turun 0,2% pada US$ 1,807,19 per ons setelah mencapai level terendah 5 bulan di US$ 1.783,50 pada Jumat (1/7/2022). Adapun emas berjangka AS turun 0,5% menjadi US$ 1.809,50.

Advertisement

Dolar menguat mendekati level tertinggi 2 dekade baru-baru ini, terus membuat emas kurang menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya. Penguatan dolar berperan penting sehingga kinerja emas mencatat kuartal terburuk dalam lebih setahun.

Sementara patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun ke level terendah dalam sebulan pada Jumat pekan lalu, mendukung harga emas batangan yang tidak menghasilkan.

Bursa saham Asia Senin mixed karena data AS menunjukkan risiko penurunan laporan gaji Juni minggu ini. Investor juga khawatir kemungkinan resesi ekonomi global.

Sedangkan India telah menaikkan bea masuk dasar untuk emas menjadi 12,5% dari 7,5%. Konsumen logam mulia terbesar kedua di dunia itu akan mengurangi permintaan dan menurunkan defisit perdagangan.

Dealer emas fisik di India menawarkan diskon besar-besaran pekan lalu karena permintaan tetap lemah/

Adapun Kantor pemerintah Federal AS, pasar saham, obligasi, dan Federal Reserve ditutup pada Senin karena libur Hari Kemerdekaan AS.

Harga perak di pasar spot turun 0,2% menjadi US$ 19,82 per ons, platinum turun 0,5% menjadi US$ 884,39, dan paladium ambles 0,6% menjadi US$ 1.948,50.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI