Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Restoran McDonald's Akan Buka Gerai Lagi di Ukraina

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:42 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Orang-orang berfoto dengan spanduk restoran cepat saji "DonMac" di Donetsk, Ukraina timur pada 8 Juni 2016.

Kyiv, Beritasatu.com- McDonald's akan mulai membuka kembali beberapa restorannya di Ukraina dalam beberapa bulan mendatang. Seperti dilaporkan AP, Jumat (12/8/2022), pembukaan McDonald’s menjajdi simbol kembalinya negara yang dilanda perang itu ke keadaan normal.

Raksasa burger itu menutup restoran di Ukraina setelah invasi Rusia hampir enam bulan lalu, tetapi terus membayar lebih dari 10.000 karyawan McDonald's di negara itu.

Pada Kamis, McDonald's menyatakan akakn mulai secara bertahap membuka kembali beberapa restoran di ibu kota, Kyiv, dan Ukraina barat. Di sana, perusahaan lain melakukan bisnis jauh dari pertempuran. Bisnis Barat seperti Nike, KFC, dan pengecer pakaian Spanyol Mango dibuka di Kyiv.

“Kami telah berbicara secara luas kepada karyawan kami yang telah menyatakan keinginan kuat untuk kembali bekerja dan melihat restoran kami di Ukraina dibuka kembali,” kata Paul Pomroy, wakil presiden senior perusahaan untuk pasar yang dioperasikan internasional, dalam satu pesan kepada karyawan.

Ekonomi Ukraina telah rusak parah akibat perang dan memulai kembali bisnis, bahkan dalam kapasitas terbatas, akan membantu. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi Ukraina menyusut 35% tahun ini.

"Dalam beberapa bulan terakhir, keyakinan bahwa ini akan mendukung rasa normal yang kecil tapi penting telah tumbuh lebih kuat," tambahnya.

McDonald's memiliki 109 restoran di Ukraina tetapi tidak menyatakan berapa banyak yang akan dibuka kembali, kapan itu akan terjadi atau lokasi mana yang akan menjadi yang pertama menyambut kembali pelanggan.

Selama beberapa bulan ke depan, perusahaan mengatakan akan mulai bekerja dengan vendor untuk mendapatkan pasokan ke restoran, menyiapkan toko-toko itu, membawa kembali karyawan dan meluncurkan prosedur keselamatan dengan perang yang masih berkecamuk di timur.

Saat akan mulai dibuka kembali di Ukraina, McDonald's telah menjual 850 restorannya di Rusia kepada pemilik waralaba. Penjualan terjadi tiga dekade setelah McDonald's membuka lokasi pertamanya di Moskwa, menjadi simbol kuat untuk meredakan ketegangan Perang Dingin.

McDonald's telah menutup ratusan lokasi Rusia pada bulan Maret, mengakibbatkan kerugian perusahaan sekitar US$55 juta (Rp 806 miliar) per bulan. Menjual restoran Rusia-nya adalah pertama kalinya perusahaan itu “melengkung”, atau keluar dari pasar utama.

Alexander Govor telah mulai membuka kembali lokasi bekas McDonald's dengan nama Vkusno-i Tochka, atau periode Tasty. Dia memegang lisensi untuk 25 pos terdepan McDonald's di Siberia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI










SPORT | 25 September 2022