Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bundamedik dan FKUI Berkolaborasi Bangun SDM Kesehatan

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:25 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FER
PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui unit usahanya Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) berhasil menggandeng provider layanan kesehatan internasional ternama Mayo Clinic Laboratories, yang merupakan bagian dari Mayo Clinic.

Jakarta, Beritasatu.com - Bundamedik Healthcare System (BMHS) gencar berinovasi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan unggulan dan berdaya saing tinggi. Mewujudkan hal tersebut, BMHS resmi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dalam inisiatif pengembangan SDM kesehatan yang kompeten.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kerja sama tersebut sebagai bentuk dukungan masyarakat dan swasta terhadap upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam mentransformasi sistem kesehatan Indonesia.

"Melalui kerja sama di bidang pendidikan, tenaga spesialis ditingkatkan, mutu layanan kesehatan diperkuat, sehingga akan menghasilkan inovasi di sektor kesehatan," kata Budi dalam keterangan pers tertulis, Sabtu (13/8/2022).

Komisaris Utama BMHS, dr Ivan Sini menyatakan, keterbukaan masyarakat Indonesia dalam menerima inovasi teknologi di bidang kesehatan perlu diimbangi dengan SDM yang unggul demi menciptakan layanan kesehatan berkualitas.

"Di tengah gencarnya investasi maupun inovasi BMHS untuk mengembangkan pengetahuan dan keahlian SDM kesehatan, kerja sama dengan FKUI sebagai institusi pendidikan kedokteran terbaik di Indonesia merupakan langkah yang sangat penting bagi kami," ucapnya.

Ivan berharap kolaborasi dilakukan mampu mendukung upaya menciptakan tenaga kesehatan yang cakap, adaptif, dan terus berkembang mengikuti kemajuan terkini di bidang kedokteran.

Dikatakannya, semakin berkualitas SDM kesehatan, maka semakin tangguh pula layanan kesehatan di Indonesia, dan akan semakin banyak masyarakat yang yakin akan kualitas layanan kesehatan di dalam negeri.

Pada kesempatan sama, dr. Ivan juga menyebutkan pengembangan kompetensi SDM tenaga kesehatan melalui kolaborasi dengan sektor pendidikan menjadi salah satu fokus BMHS pada tahun 2022.

Pasalnya, BMHS percaya bahwa upaya pemenuhan SDM kesehatan yang kompeten dan terampil menjadi kunci dalam menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang tangguh dan berkualitas.

"Di tengah berkembangkan ekosistem BMHS yang kini melingkupi 9 RS Bunda, 10 klinik bayi tabung Morula, 120 klinik satelit fertilitas KFI, 34 Laboratorium Patologi dan Genomik Diagnos, lebih 150 jejaring klinik layanan primer Klinik Pintar, tim Evakuasi Medik ER, medical tourism agency IMTB, dan lainnya diperlukan peningkatan cepat untuk penambahan jumlah staf yang berkompetensi. Kami percaya proses pendidikan dan pelatihan yang komprehensif adalah kunci keberhasilan layanan medis," tambah dr Ivan.

Sementara itu, Dekan FK UI Prof Ari Fahrial Syam menyambut hangat kerja sama antara FKUI dengan BMHS. Menurutnya, pelayanan kesehatan terus berkembang dan penting bagi semua pihak mengedepankan teknologi. Dalam hal ini, bukan hanya dari sisi layanan kesehatan yang dapat dihadirkan melainkan juga kemajuan di bidang penelitian dan riset.

"Sebagai institusi pendidikan yang menjunjung tinggi semangat kolaborasi yang inklusif, kami senang sekali dapat bekerja sama dengan BMHS yang selama ini telah memiliki kedekatan dengan FKUI dalam bidang penelitian, pendidikan dan pelatihan," ucapnya.

"Kami pun siap mendukung upaya BMHS untuk mendukung peningkatan capacity building bagi tenaga kesehatan di ekosistem BMHS dan sektor kesehatan pada umumnya," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI