Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

IPO, Black Diamond Resources Bidik Dana Segar Rp 227 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:00 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER
Ilustrasi batu bara.

Jakarta, Beritasatu.com - Calon emiten batu bara, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) berencana menghimpun pundi-pundi dengan dengan menggelar penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Dalam prospektus di laman e-IPO, manajemen berencana melepas sebanyak 1,75 miliar saham baru atau setara dengan 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO berlangsung. Mengusung harga penawaran Rp 100 sampai Rp 130 per saham, maka perseroan berpotensi meraup dana segar hingga Rp 227,50 miliar.

Adapun dana hasil penawaran umum ini akan digunakan oleh Black Diamond Resources untuk disalurkan kepada anak usaha yakni PT Dayak Membangun Pratama (DMP) sebesar Rp 40 miliar. Dengan rincian sebesar Rp 30,88 miliar oleh DMP akan digunakan untuk membayar utang lain-lain kepada kontraktor PT Heral Eranio Jaya dan CV Putra Jaya atas pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan.

Kemudian, sekitar Rp 9,11 miliar akn digunakan oleh Black Diamond Resources untuk pembangunan mess karyawan dan workshop DMP. Sedangkan sisanya akan perseroan gunakan untuk modal kerja diantaranya yakni untuk pembayaran sejumlah vendor, supplier anak usaha, kontraktor tambang lainya, bahan bakar, perbaikan infrastruktur tambang dan juga modal kerja perseroan lainya.

Transaksi yang akan dilakukan perseroan terdiri dari 2 tahapan. Tahap pertama adalah penyaluran dana hasil IPO kepada DMP. Kemudian transaksi tahap kedua adalah antara DMP dengan kontraktor atau supplier pihak ketiga yang bukan merupakan pihak terafiliasi dari perseroan. Rencana transaksi di atas akan dilakukan maksimal dalam waktu 1 tahun setelah penawaran saham perdana perseroan dilakukan.

Dalam aksi koporasi ini, Black Diamond Resources mempercayakan PT Fajar Sekuritas sebagai penjamin emisi. Perkiraan masa penawaran awal akan ditetapkan perseroan pada tanggal 12 Agustus 2022 hingga 22 Agustus 2022.

Kemudian perkiraan tanggal efektif pada 29 Agustus 2022, masa penawaran umum pada 31 Agustus hingga 5 September 2022. Lalu perkiraan tanggal penjatahan pada 5 September 2022, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 07 September 2022.

Untuk menarik para investor, dalam prospektusnya manajemen Black Diamond Resources menjelaskan, akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.

Jumlah dividen yang akan dibagikan bergantung pada laba tahun berjalan dan menimbang indikator keuangan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dividen kas tahunan maksimal 30% dari laba bersih perseroan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI