Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Co-Founder Binance, Yi He Akan Memimpin Binance Labs

Selasa, 16 Agustus 2022 | 05:53 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH
Yi He akan menjadi pemimpin baru unit usaha modal ventura mereka, Binance Labs.

Jakarta, Beritasatu.com - Binance, bursa kripto terbesar di dunia, mengumumkan bahwa salah satu pendirinya Yi He akan menjadi pemimpin baru unit usaha modal ventura mereka, Binance Labs, menggantikan Bill Chin, yang berhenti awal tahun ini.

Binance Labs mengelola total aset sebesar $7,5 miliar. Pencapaian tersebut menjadikannya salah satu pemain modal ventura terbesar dalam industri kripto, yang menyaingi perusahaan raksasa dengan fokus pada aset digital seperti firma investasi Silicon Valley Andreessen Horowitz, yang sejauh ini bernilai $7,6 miliar.

Sejak didirikan tahun 2018, Binance Labs mengatakan telah membuat imbal hasil 2.650. Perombakan kepemimpinan menunjukkan prioritas Binance terhadap investasi ventura selama penurunan pasar saat ini.

“Setelah melalui dua bear market, saya mengerti bahwa ini adalah waktu terbaik untuk berinvestasi dengan lebih agresif,” ujar He dalam keterangannya.

He berencana untuk mempekerjakan lebih banyak staf untuk Binance Labs, kira-kira dua kali banyaknya menjadi sebanyak 40 orang. Selain itu He akan berfokus pada berbagai proyek yang akan membuka jalan bagi adopsi kripto dan blockchain yang lebih luas.

He, yang saat ini menjabat chief marketing officer Binance, meluncurkan perusahaan dengan chief executive officer, Changpeng "CZ" Zhao, setelah meninggalkan bursa kripto Tiongkok OKCoin. Sebagai seorang mantan pembawa acara TV yang mengubah dirinya sebagai pengusaha kripto, dia adalah salah satu pelopor dalam komunitas blockchain Tiongkok dan telah secara aktif terlibat dengan unit modal ventura bursa tersebut sejak awal berdiri.

Binance Labs baru-baru ini memperoleh dana $500 juta yang didukung oleh investor termasuk DST Global Partners dan Breyer Capital. Unit ini telah berinvestasi di lebih dari 200 proyek mulai dari game dan platform keuangan terdesentralisasi hingga infrastruktur kripto, termasuk Sandbox dan STEPN, serta startup blockchain Aptos Inc.

"Ini saat yang tepat bagi Yi untuk mengambil peran lebih besar di Labs karena bear market menghadirkan peluang tak tertandingi untuk mengidentifikasi berbagai proyek dengan keuletan untuk berkembang dalam kondisi pasar yang sulit," ujar CEO Zhao dalam sebuah pernyataan.

Dua dari investasi Binance yang paling signifikan diselimuti oleh ketidakpastian. Bursa tersebut sebelumnya mengumumkan komitmen $500 juta untuk rencana pengambilalihan Twitter Inc. oleh Elon Musk, tetapi kesepakatan tersebut mengalami sengketa hukum karena Musk berusaha untuk membatalkan tawarannya senilai $44 miliar. Binance juga setuju untuk menginvestasikan $200 juta di Forbes, tetapi rencana penerbit berita terkait untuk go public melalui perusahaan cek kosong gagal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI