Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Denira Wiraguna dan Kartu Pos Beralamat Surga

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:21 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT
Denira Wiraguna yang berperan sebagai Ruth dan Keiko Ananta sebagai Wini dalam film "Kartu Pos Wini"

Jakarta, Beritasatu.com - Ruth yang diperankan Denira Wiraguna selalu ceria memulai harinya bekerja di kantor pos. Di balik bilik meja coklat, Ruth dengan ramah melayani dan menyapa pelanggan kantor pos yang ingin mengirimkan kartu pos, surat, paket maupun melakukan transaksi keuangan.

Bekerja di kantor pos adalah impian Ruth sejak kecil. Malah cenderung obsesif menjadi pegawai kantor pos. Cita-cita yang sangat jarang diangankan anak-anak milenial saat ini.

Selain terkesan oleh pengabdian petugas pos yang mengantar suratnya dari sahabat penanya di Belanda, ia juga merasa menjadi staf kantor pos, bisa berinteraksi dengan banyak orang. Di mata Ruth, staf pos menjadi pekerjaan yang memiliki banyak sisi manusiawi.

Namun hidup Ruth berubah saat bertemu dengan Wini yang diperankan Keiko Ananta, gadis kecil penderita kanker darah. Wini mengirimkan kartu pos dengan alamat surga. Ruth terheran dengan permintaan gadis kecil itu, namun juga tidak bisa menolak permintaannya. Ruth ingin sekali membantu Wini agar bisa sembuh dari penyakitnya, apakah impian itu terwujud seperti impiannya bekerja di kantor pos?

Di balik sosok Ruth yang anggun dan cantik adalah Denira Wiraguna, artis muda yang sudah wara-wiri di layar kaca. Denira tertarik memerankan sosok Ruth karena memiliki karakter yang sama dengan dirinya yakni pekerja keras.

“Ruth itu workaholic suka banget kerja dan mencoba hal-hal baru, sama seperti aku yang suka banget kerja, mencoba hal-hal baru dan bereksplorasi,” ujar Denira yang berkuliah jurusan Hukum di Universitas Pelita Harapan ini.

Denira mengawali karier di dunia entertain sebagai model. Pada usia 14 tahun, menjadi tahun pertama Denira berakting di layar kaca. Hingga saat ini sudah ada 10 judul film termasuk "Kartu Pos Wini" yang diperankannya.

Menurut Denira memerankan film ini memiliki rasa empati yang tinggi terhadap para pejuang kanker. Denira berharap para pejuang kanker bisa terus semangat menjadi pendamping para penderita kanker berjuang melawan penyakitnya.

“Film 'Kartu Pos Wini' punya semangat yang berbeda, aku belajar banyak hal terutama tentang rasa empati untuk para pejuang kanker di Indonesia. Film ini sekaligus dapat memberikan semangat untuk mereka, bahwa kita (para pejuang kanker) ada untuk memberikan doa, harapan, dan dukungan agar mampu menghidupkan semangat penderita kanker melawan sakitnya dan melewati deritanya. Dan semua itu tak mudah,” papar perempuan kelahiran 22 tahun lalu ini.

Disebutkan, terkadang memang manusia merencanakan sesuatu dengan begitu indah dan rapi, namun kembali semua sudah diatur oleh Tuhan. Film "Kartu Pos Wini" juga mengingatkan kita akan pentingnya keikhlasan menerima apa yang sudah terjadi walaupun hasil kerap tidak sesuai harapan dan keinginan. "Begitu juga cerita di film ini," tuturnya.

Denira berharap perannya sebagai Ruth Dewayani memberi warna baru sosok milenial. Bahwa pekerjaan tidak melulu mengejar gaji besar, banyak sisi manusiawi yang bisa jadi pertimbangan menerima satu pekerjaan yang tidak popular.

"Melalui tokoh Ruth Dewayani pula, saya ingin memberitahu bahwa menjadi pendamping penderita kanker tidak kalah mulianya dengan tugas para penyembuh seperti dokter. Banyak survivor atau penyintas kanker sembuh karena semangat yang ditanamkan para pendamping mereka," katanya.

Film "Kartu Pos Wini" menambah panjang filmografi karier Denira di dunia peran. Film ini juga menambah beragam karakter atau tokoh yang pernah ia mainkan.

“Saya menikmati semua karier peran yang saya jalani. Memang benar saya selektif memilih peran, tujuannya adalah mendapatkan peran yang menarik, menantang, diingat penonton dan menimbulkan kesan mendalam. Apalagi peran atau karakter mampu memberi perspektif baru bagi penonton, wah saya menyukai tawaran peran yang demikian. Karakter Ruth di
film 'Kartu Pos Wini' ini memberi perspektif baru mengenai seorang pendamping penderita kanker,’’ papar Denira.

Denira sudah delapan tahun berkarier di dunia peran. Ia berterima kasih bisa mendapatkan kepercayaan dari bermacam rumah produksi. Denira juga mengaku bahwa karier perannya tidak terlepas dari dukungan media.

“Saya beruntung dijauhkan dari berita negatif. Saya harus jaga kepercayaan penonton maupun kelompok-kelompok fans yang banyak tersebar. Tanpa kepercayaan mereka, rasanya saya tidak akan bisa menapak jauh di industri perfilman ini,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI