Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Tiongkok Akan Campur Vaksin Covid-19, Ini Komentar Kemkes

Senin, 12 April 2021 | 18:29 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS
Ilustrasi vaksin Covid-19 Sinovac.

Jakarta, Beritasatu.com - Tiongkok merupakan salah satu negara produsen vaksin Covid-19. Salah satunya, Sinovac yang saat ini sedang digunakan Indonesia dalam program vaksinasi. Akan tetapi, Pemerintah Tiongkok berencana melakukan pencampuran beberapa jenis vaksin guna meningkatkan efektivitas.

Merespons rencana tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemkes masih dalam tahap memantau. Pasalnya, rencana tersebut mesti harus melewati berbagai uji klinis untuk memastikan inovasi yang dikembangkan memiliki efektivitas dan imunogenitas serta efikasi yang lebih baik dibanding kondisi saat ini.

Advertisement

“Kita tunggu saja dulu sampai mereka menyelesaikan uji klinisnya sampai dengan tahap publikasi baru kemudian bisa kita pertimbangan apakah kebijakan tersebut bisa kita gunakan dalam pelaksanaan vaksinasi kita,” kata Nadia pada konferensi pers daring tentang Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadan, pada Senin (12/4/2024).

Terkait efektivitas vaksin, Nadia menyebutkan, vaksin produksi Tiongkok sudah ada dalam daftar vaksin World Health Organization (WHO). Selain itu, uji klinis vaksin asal Tiongkok seperti Sinovac dilakukan bukan hanya di negara asalnya saja, tetapi juga dilakukan di Brasil, Turki, dan Indonesia.

Selain itu, efikasi dari vaksin Sinovac sudah diberikan angka yakni 65%, sedangkan syarat agar vaksin bisa digunakan berdasarkan standar WHO harus di atas 50%. Nadia juga mengatakan, dari hasil uji klinis tahap 3 dilakukan di Indonesia, bahwa peningkatan antibodi dilakukan di Universitas Padjadjaran (Unpad) di kisaran 95-99%.

“Berarti jika berbicara kemampuan membentuk antibodi dalam tubuh kita ini masih sangat baik,” ujar Nadia.

Selanjutnya, terkait pernyataan dari Pemerintah Tiongkok terkait kurang manjurnya vaksin asal negaranya, maka Kemkes akan menunggu informasi lebih lanjut. Untuk saat ini, vaksin yang ada masih merupakan vaksin yang terbaik

“Nanti, saya yakin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) merupakan badan yang berwenang untuk me-review kondisi-kondisi tersebut, akan memberi masukan dan rekomendasi juga keputusan terbaik untuk pelaksanaan vaksinasi ini,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Tundukkan Granada, Real Betis Masuk Zona Liga Europa

#2
Di Tepian Sungai Gangga India, Puluhan Mayat Korban Covid-19 Terdampar

#3
Gibran: 12 Pemudik Dikarantina di Solo

#4
Israel Balas Serangan Roket Hamas, 20 Tewas

#5
Viral Video Iring-Iringan Rombongan Jokowi Mudik, Ini Penjelasan Istana

#6
Penentuan 1 Syawal 1442 H, Ini Penjelasan BMKG

#7
Pemudik Motor Tak Terbendung, Penyekatan di Kedungwaringin Bekasi Buka Tutup

#8
Ulama India Imbau Buka Masjid dan Sekolah untuk Pasien Covid-19

#9
Polisi: Teroris MIT Ali Kalora Penggal 2 Warga Sipil di Poso

#10
4.942 Anak di Sumatera Barat Terpapar Covid-19

TERKINI


BOLA | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

HIBURAN | 11 Mei 2021

GAYA HIDUP | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021