Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Satgas: Terobos Penyekatan, Pemudik akan Terima Konsekuensi Hukum

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:16 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS
Antrian kendaraan yang didominasi oleh pemudik bersepeda motor, memadati Jalan Rengas Bandung jelang posko penyekatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa 11 Mei 2021 dini hari.

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menegaskan, pemudik yang tetap memaksa menerobos penyekatan akan menerima konsekuensi hukum.

Pasalnya, pemerintah sudah mengeluarkan aturan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Masyarakat perlu memahami bahwa penyekatan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari kebijakan pelarangan mudik yang sepatutnya dipatuhi.

Advertisement

"Kita sangat menyayangkan langkah sejumlah orang yang nekat menerobos penyekatan yang dilakukan kepolisian. Saya meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar kebijakan ini dan berpotensi mendapatkan konsekuensi hukum," kata Wiku saat konferensi pers virtual yang juga disiarkan lewat YouTube BNPB dan Sekretariat Presiden pada Selasa (11/5/2021).

Padahal, lanjut Wiku, langkah aturan dan kebijakan ini diciptakan untuk kebaikan bersama dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang semakin meluas.

Sebagai bentuk antisipasi, Wiku meminta pemerintah dan satgas di daerah untuk melakukan karantina selama 5x24 jam bagi masyarakat yang lolos atau datang dari luar daerah. Dengan demikian dapat mencegah terjadinya penularan dengan optimalisasi melalui posko di desa atau kelurahan.

Menurutnya, besar kemungkinan lonjakan kasus terjadi di tengah pelarangan mudik Lebaran 2021. Dampak dari peningkatan kasus Covid-19 dapat dilihat dalam 2-3 minggu pascamudik.

"Pada prinsipnya terdapat potensi peningkatan kasus apabila masyarakat terus memaksakan diri untuk melakukan mudik karena mereka berpeluang tertular dan menularkan Covid-19," jelas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kabar Duka, Legenda Bulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

#2
Kenaikan Kasus Positif di Kabupaten Bekasi Capai 500%

#3
Mendadak, Pangdam Jaya, Kapolda Metro, dan Kajati Sambangi Kantor Anies

#4
Markis Kido Tak Sadarkan Diri Saat Baru Bermain Setengah Gim

#5
Ini Gol Indah Messi ke Gawang Cile di Copa America

#6
Kasus Pungli, Pengawas Operator Crane Sempat Instruksikan Hilangkan Barang Bukti

#7
Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Diterima di Hukum UGM dan Teknik Kimia UI

#8
Lawan Prancis, Neuer: Jerman Juga Tim Unggulan

#9
Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter Tirta

#10
Ada 12.715 Kursi Kosong di SBMPTN 2021, Mayoritas di Daerah 3T

TERKINI


OLAHRAGA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

GAYA HIDUP | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

OLAHRAGA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021