Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Satgas Covid-19: Hati-hati, Indonesia Bisa Seperti India

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:26 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS
Wiku Adisasmito.

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta masyarakat berhati-hati dan waspada karena potensi kasus Covid-19 di Indonesia bisa seperti India, apabila masyarakat tetap memaksakan mudik ke kampung halaman dan melakukan silaturahmi secara fisik.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyatakan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia belum sepenuhnya terkendali. Oleh karena itu mobilitas warga dalam jumlah massal sangat berpotensi melahirkan transmisi Covid-19 secara luas.

Advertisement

"Apabila kita tidak sama-sama menjaga agar penularan tidak semakin meluas, seperti tetap mudik dan mengunjungi orangtua dan saudara di kampung halaman. Maka bukan tidak mungkin kasus Covid-19 akan kembali meningkat, bahkan sama parahnya dengan di India," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia dan Sekretariat Presiden pada Selasa (11/5/2021).

Pihak Satgas pun mewanti-wanti jangan sampai kondisi Covid-19 di India terjadi di Indonesia. Wiku menyebut, India merupakan negara yang sempat mencetak positivity rate atau rasio kasus positif hanya 3%.

Wiku mengatakan sejak awal positivity rate di India lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia. Menurutnya, rata-rata positivity rate di India hanya berkisar 2-3%, tertinggi adalah 8% pada September 2020.

"Namun kondisi ini berubah sejak April 2021, positivity rate di April mencapai 14%, bahkan di Mei sejauh ini mencapai 21,7%," ucapnya.

Saat ini India tengah dalam keadaan krisis Covid-19. Rumah sakit sudah kewalahan, tenaga kesehatan ikut tumbang, serta alat kesehatan yang tak cukup digunakan untuk merawat tambahan ratusan ribu pasien Covid-19 setiap harinya.

Wiku berharap agar masyarakat tidak memaksakan untuk mudik ke kampung halaman. Jika hal itu dilakukan, tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 di Indonesia akan kembali meningkat bahkan sama parahnya dengan di India.

"Sebagai gambaran keadaan di India ini sangat mengkhawatirkan di mana rumah sakit sudah tidak lagi menampung pasien baik Covid-19 maupun non-Covid. Bukan hanya rumah sakit yang sudah tidak mampu lagi, baik dari tenaga kesehatannya maupun alat kesehatan dan obat-obatan juga tidak mencukupi lagi," katanya.

Satgas pun berpesan jangan sampai Indonesia berada dalam kondisi seperti demikian dan jangan lakukan silaturahmi fisik. Menurutnya jika masyarakat masih memaksakan untuk bertemu dalam rangka silaturahmi fisik baik dengan keluarga atau kerabat di mana pun, maka kemungkinan besar dapat tertular dan menularkan virus Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 11 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

KESEHATAN | 10 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Satgas Covid-19 Kota Bekasi Menandai Rumah Warga Jalani Isolasi Mandiri

#2
Ini Perbedaan Tempat Tidur Isolasi dan Intensif bagi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

#3
Israel Kembali Gempur Gaza Balas Balon Api dari Palestina

#4
3 Dosen UNS Meninggal Akibat Covid-19, Jamal Wiwoho: Mereka Dosen Terbaik

#5
Fuad Alkhar Meninggal karena Positif Covid-19

#6
90% Nakes Kudus yang Dilindungi Vaksin Sembuh dari Covid-19

#7
Kasus Wanaartha, Saksi Ahli: Barang Bukti Milik Pemegang Polis

#8
Watubun: Tak Benar PDIP Bolehkan Ganjar Maju Pilpres dari Parpol Lain

#9
Keberadaan Covid-19 Varian Delta Ancam Keselamatan Manusia

#10
Kemkes: Pasien Terinfeksi Varian Baru Tidak Memiliki Gejala Khusus

TERKINI


BOLA | 19 Juni 2021

EKONOMI | 19 Juni 2021

BOLA | 19 Juni 2021

BOLA | 19 Juni 2021

NASIONAL | 19 Juni 2021

KESEHATAN | 19 Juni 2021

BOLA | 19 Juni 2021

NASIONAL | 19 Juni 2021

HIBURAN | 18 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 18 Juni 2021