Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Angka Covid Melonjak, Wapres Minta Tracing dan Testing Dilakukan Sesuai Standar WHO

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:43 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT
KH Ma'ruf Amin.

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah melonjaknya angka penderita Covid-19, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar dilakukan percepatan upaya penelusuran (tracing). Khususnya terhadap kelompok terdekat dari seseorang yang terinfeksi Covid-19.

Wapres mengatakan bahwa standar yang digunakan dalam penelusuran ini harus mengikuti standar dari World Health Organization (WHO).

Advertisement

Wapres juga meminta agar proses pemeriksaan (testing) juga diperbanyak serta dipercepat.

"Ini untuk mengukur darimana datangnya. Testing-nya untuk mengukur seberapa penularan terjadi. Begitu juga dengan penelusurannya (tracing-nya), itu kita kalau bisa jangan hanya 1 sampai 10, tetapi sesuai dengan standar WHO yaitu antara 10 sampai 30 per 1 kasus,” kata Wapres Ma'ruf Amin di sela kegiatan meninjau pemberian vaksinasi massal bagi masyarakat di Alam Sutera Sport Center, Tangerang Selatan, dan Kantor Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (15/6/2021).

Advertisement

Dalam acara itu, Wapres sempat mendengarkan laporan singkat tentang pelaksanaan vaksinasi dari beberapa rumah sakit dan puskesmas di lingkungan Tangerang Selatan dan Tangerang. Laporan disampaikan secara daring maupun luring.

Salah satunya oleh kepala Puskesmas Larangan Utara, Rosy Palupi. Ia menyampaikan bahwa pemberian vaksinasi untuk masyarakat sekitar terus dilakukan setiap hari dan tidak hanya mengandalkan cara konvensional. Pihak puskesmas juga melakukan "jemput bola" dalam pelayanan.

Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang dapat menerima vaksinasi dan kekebalan kelompok dapat segera terbentuk.

“Kami juga 'jemput bola', utamanya untuk lansia dan disabilitas. Kami jemput ke rumah atau kalau ada wilayah RT dan RW yang memiliki gedung pertemuan, kami bisa pakai untuk proses vaksinasi dengan protokol kesehatan yang ditentukan,” tutur Rosy.

Adapun beberapa pusat kesehatan yang mengikuti acara secara daring di antaranya Rumah Sakit Mitra Keluarga Bintaro, Rumah Sakit TNI Daan Mogot, Puskesmas Setu, Puskesmas Lengkong Wetan, Puskesmas Pondok Jagung, Puskesmas Karawaci Baru, dan Puskesmas Sukasari.

Hadir mendampingi Wapres pada peninjauan ini Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

#2
Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

#3
Gabung Partai Emas, Sonny Tulung Dipercaya Jadi Wakil Ketua Umum

#4
Ganjil Genap Diberlakukan di Ancol dan Taman Mini

#5
KKB Bakar Puskesmas dan Tempat Tinggal Nakes di Kiriwok, Papua

#6
Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

#7
Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

#8
Jenazah Gabriella Belum Berhasil Dievakuasi dari Jurang di Kiwirok

#9
Guru Besar IPB: Sapi Berdampak pada Pemanasan Global

#10
UE Janjikan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

TERKINI


NASIONAL | 17 September 2021

DUNIA | 17 September 2021

OLAHRAGA | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021