Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kurang Gerak Jadi Penyebab Utama Nyeri Sendi dan Otot

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:58 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER
Walaupun terkesan sepele, nyeri sendi dan otot secara signifikan mampu mempengaruhi mobilitas serta aktivitas sehari-hari.

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi covid-19 membuat semua orang lebih banyak melakukan aktivitasnya di rumah saja. Sayangnya, hal ini malah membuat sebagian besar orang menjadi kurang gerak. Padahal, kurang gerak akan berpotensi menyebabkan nyeri sendi dan otot.

"Masih tingginya jumlah kasus covid-19 di Indonesia, mendorong masyarakat untuk tetap bekerja dan beraktivitas dari rumah, seperti yang terus digaungkan oleh pemerintah," kata Senior General Manager Marketing Combiphar, Cindy Gunawan, di sela virtual media gathering Combiphar, Selasa (15/6/2021).

Advertisement

Sayangnya, lanjut Cindy Gunawan, menghabiskan waktu di depan layar dengan duduk terus-menerus dan mengurangi keaktifan fisik, kerap menjadi pilihan utama dibandingkan berolahraga atau melakukan kegiatan lain yang menyehatkan. Jika kebiasaan seperti ini tetap dijalani masyarakat sehari-hari, maka gangguan nyeri sendi dan otot menjadi perlu untuk diwaspadai.

Advertisement

"Walaupun terkesan sepele, nyeri sendi dan otot secara signifikan mampu mempengaruhi mobilitas serta aktivitas sehari-hari. Tetap aktif dan terus bergerak adalah hal terpenting yang harus dilakukan, selain untuk hindari nyeri sendi dan otot, juga agar kualitas kesehatan secara menyeluruh dapat terjaga,” tandasnya.

Medical Expert Combiphar, dr Edo Adimasta, menjelaskan duduk secara terus menerus selama lebih dari 40 menit, akan menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar dan pada jangka panjang dapat melemahkan otot di sekitar sendi.

"Padahal, otot sekitar sendi mempunyai peran penting dalam mengurangi beban cepatnya keausan pada tulang rawan sendi, hilangnya fleksibilitas, dan nyeri pada sendi," jelasnya.

Menurut dr Edo, nyeri sendi merupakan salah satu gejala paling sering yang dialami kebanyakan orang dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

"Kurangnya fasilitas di rumah dan pengetahuan yang memadai, memaksa masyarakat duduk sambil bekerja dan berkegiatan dengan postur atau posisi tubuh yang tidak sesuai, sehingga menambah risiko gangguan persendian,” tegasnya.

Ahli fisioterapi yang saat ini bertugas mendampingi tim nasional sepak bola Indonesia, Asep Azis, menambahkan potensi obesitas yang timbul akibat kurang bergerak, juga ikut berperan sebagai salah satu faktor risiko terjadinya keausan atau radang pada sendi.

"Jangan takut untuk tetap berolahraga walaupun sudah mengalami gejala radang sendi. Dengan memasukkan olahraga ringan dan mengubah pola makan ke dalam rutinitas harian, dapat secara alami menurunkan berat badan dan mengurangi tekanan pada persendian. Kunjungi fisioterapis untuk mendapatkan assessment dan modifikasi olahraga yang tepat," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

#2
Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

#3
Gabung Partai Emas, Sonny Tulung Dipercaya Jadi Wakil Ketua Umum

#4
Ganjil Genap Diberlakukan di Ancol dan Taman Mini

#5
KKB Bakar Puskesmas dan Tempat Tinggal Nakes di Kiriwok, Papua

#6
Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

#7
Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

#8
Jenazah Gabriella Belum Berhasil Dievakuasi dari Jurang di Kiwirok

#9
Guru Besar IPB: Sapi Berdampak pada Pemanasan Global

#10
UE Janjikan 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

TERKINI


KESEHATAN | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021

GAYA HIDUP | 17 September 2021

MEGAPOLITAN | 17 September 2021