Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Indonesia Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Kesehatan Dunia

Kamis, 23 September 2021 | 09:51 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / WBP
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bogor, Beritasatu.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) terus mendorong penguatan sistem ketahanan kesehatan dunia. Menurut Jokowi, krisis Covid-19 menunjukkan betapa rapuhnya ketahanan kesehatan global, baik di negara-negara berkembang maupun di negara-negara maju.

“Arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia harus diperkuat, seperti yang telah dilakukan oleh IMF atau Dana Moneter Internasional di bidang keuangan,” kata Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual pada Global Covid-19 Summit 2021 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (22/9/2021).

Ia mengatakan, negara-negara di dunia harus menyusun mekanisme baru penggalangan sumber daya kesehatan dunia, termasuk untuk pembiayaan darurat kesehatan dunia yang antara lain digunakan untuk pembelian vaksin, obat, dan alat kesehatan. “Standar protokol kesehatan global harus segera disusun agar standar di semua negara bisa sama. Standar tersebut, antara lain mengatur tentang perjalanan lintas batas negara,” katanya.

Presiden Jokowi juga menyerukan pemberdayaan negara-negara berkembang sebagai bagian dari solusi. Kapasitas manufaktur lokal harus dibangun agar kebutuhan vaksin, obat-obatan, dan alat kesehatan bisa tersedia secara cepat dan merata di seluruh dunia. “Indonesia berkomitmen dan mampu menjadi bagian dari rantai pasok global,” katanya.

Terkait vaksin, Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa ketimpangan vaksin antarnegara harus segera diatasi. Melalui Covax Facility, kerja sama berbagai dosis atau dose-sharing dan akses yang merata terhadap vaksin harus ditingkatkan. Presiden Jokowi juga meminta agar politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri. Menurutnya, solidaritas dan kerja sama merupakan kunci agar dunia segera keluar dari pandemi dan segera pulih bersama.

“Sebagai Presiden G20 tahun depan, Indonesia akan berkontribusi pada upaya dunia memperkuat arsitektur ketahanan kesehatan global demi anak cucu kita di masa depan,” kata Presiden Jokowi. Pertemuan tingkat tinggi dunia terkait penanganan pandemi Covid-19 digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Ini merupakan pertemuan kedua yang digagas Presiden Biden setelah Meeting of Major Economic Forum pada 17 September 2021 lalu. Turut mendampingi Presiden dalam acara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 9 Agustus 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#4
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

#9
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#10
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021