Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Luhut Ungkap Situasi Pandemi Covid-19 Membaik

Senin, 27 September 2021 | 18:52 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / YUD
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan dukungannya pada DigiKU, Jakarta, Jummat (17/9/2021). Menko Luhut menyambut baik kerja sama perbankan dengan industri e-commerce melalui Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) untuk penyelarasan data.

Jakarta, Beritasatu.com – Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka-angka indikator penanganan Covid-19 menunjukkan situasi pandemi di Indonesia terus menunjukkan perbaikan.

Namun hal itu tidak membuat pemerintah mengurangi kewaspadaan dan upaya dalam mengendalikan pandemi di Tanah Air.

“Angka-angka ini membuat kita tidak boleh berpuas diri tapi justru tambah hati-hati,” ujar Luhut saat memberikan keterangan pers usai rapat yang membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan, kasus konfirmasi nasional turun 96,9% dari puncak konfirmasi kasus pada 15 Juli 2021. Angka kasus harian pada 26 September 2021 tercatat 1.760 kasus, lebih rendah dari angka 24 Juli 2020 yang berada di 1.761 kasus.

Sejalan dengan penurunan kasus konfirmasi, kasus aktif nasional juga terus mengalami penurunan. Kasus aktif nasional pada 26 September 2021 tercatat 42.769 kasus, lebih rendah dari angka 2 September 2020 yang mencapai 43.059 kasus.

Kasus aktif nasional ini turun 92,6% dari puncak kasus aktif pada 24 Juli 2021.

Selanjutnya, tingkat reproduksi efektif (Rt) juga terus mengalami penurunan bahkan di sejumlah wilayah juga sudah di bawah satu (<1) yang dapat diartikan laju penularan Covid-19 telah terkendali.

“Jawa itu (Rt-nya) sudah 0,95, Sumatera 0,98, Bali masih 1,01, jadi sedikit lagi akan turun (di bawah 1),” jelas Luhut.

Sedangkan Rt di Papua dan Maluku adalah 1,02, kemudian Nusa Tenggara 1,01, dan Sulawesi 1 serta Kalimantan 0,98.

Pada kesempatan itu, Luhut mengingatkan adanya peningkatan mobilitas terutama terjadi pada aktivitas ritel dan wisata, begitu juga dengan mobilitas di tempat kerja.

Hal ini, imbuhnya, harus segera ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan lonjakan kasus Covid-19.

“Pengaturannya kita sama-sama perhatikan, karena ini berbahaya kalau tidak ditangani dengan baik. Ini menjadi perhatian kita semua,” kata Luhut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

KESEHATAN | 9 Agustus 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

#9
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#10
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021