Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 Bali Masih di Atas 1

Senin, 27 September 2021 | 20:35 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS
Luhut Pandjaitan.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jawa-Bali terus mengalami penurunan dan kini sudah berada di bawah angka 1. Hanya Bali yang masih berada di angka 1,01.

“Kalau kita melihat tingkat reproduksi efektif Indonesia, Jawa dan Bali terus menurun di bawah 1. Kalau anda lihat sekarang, Jawa itu sudah 0,95, Sumatera 0,98. Bali masih 1,01. Jadi sedikit lagi akan turun,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pers terkait hasil rapat terbatas (ratas) PPKM bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (27/9/2021).

Begitu juga dengan daerah-daerah di luar Jawa dan Bali juga mengalami perbaikan dalam angka reproduksi efektif Covid-19. Namun, Luhut mengingatkan angka reproduksi efektif yang membaik ini jangan membuat semua pihak langsung berpuas diri.

“Jadi angka-angka ini jangan membuat kita berpuas diri, tetapi justru tambah hati-hati,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mendapatkan laporan dari Komandan Kodim (Dandim), bahwa ada sekitar 10.000 warga yang datang ke tempat wisata di Pangandaran, Jawa Barat. Kondisi ini bila tidak diatur dengan baik, terutama dalam penerapan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, maka akan sangat berbahaya terjadi klaster penularan Covid-19.

“Kemarin saya dapat laporan dari Dandim, bahwa di Pangandaran ada 10.000 orang lebih yang datang tumplak minggu kemarin, walaupun sudah diatur. Jadi mungkin orang sudah sangat lelah tinggal di rumah. Tinggal pengaturannya kita harus sama-sama perhatikan. Karena ini berbahaya kalau tidak ditangani dengan baik,” jelas Luhut Binsar Pandjaitan.

Lebih lanjut, Luhut juga mengungkapkan selama sepekan ini terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, terutama dalam aktivitas retail, rekreasi dan taman. Meski pemerintah daerah setempat telah mengambil kebijakan berbagai macam, seperti penerapan nomor polisi ganjil dan genap.

“Ini mobilitas tetap menunjukkan peningkatan walaupun sudah diambil langkah-langkah berbagai macam, mulai genap ganjil dan sebagainya. Tetapi saja angka itu masih cukup naik. Ini menjadi perhatian kita semua,” tegas Luhut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#3
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#4
Aipda Ambarita, dari Bekerja di Perusahaan Cat hingga Jadi Polisi yang Ditakuti Penjahat Jalanan

#5
Denmark Terbuka: 6 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Perempat Final, Jojo Hadapi Momota

#6
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

#7
Kereta Cepat Dinilai Tingkatkan Daya Saing Indonesia

#8
FSP Hadirkan Software Auto Trading Kripto

#9
Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka

#10
Jalin Kerja Sama dengan Blitar dan Gorontalo, Anies Ingin Bantu Percepatan Ekonomi Nasional

TERKINI


POLITIK | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

DUNIA | 22 Oktober 2021

NASIONAL | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

EKONOMI | 22 Oktober 2021

HIBURAN | 22 Oktober 2021